ULUMUNAULUMUNA

UlumunaUlumuna

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pluralisme di Kalimantan Barat, sebuah tempat paradoks di Indonesia, di mana masyarakat multi-agama dan multi-etnis bertemu. Untuk peneliti sosial, situasi ini unik karena, di satu sisi, Kalimantan Barat dikenal sebagai daerah rentan konflik di Indonesia. Di sisi lain, bagian dari wilayahnya, yaitu daerah Singkawang, disebut sebagai daerah paling toleran. Peneliti sebelumnya mengasumsikan situasi ini salah karena konflik antar kelompok agama dan etnis masih sering terjadi. Namun, strategi komunikasi dan interaksi sosial oleh kelompok etnis di daerah ini jarang diinvestigasi. Peran komunitas Muslim Tionghoa sangat signifikan dalam membawa harmonisasi antara kelompok yang dipolarisasi. Komunitas Muslim Tionghoa telah menyediakan tautan yang sangat instrumental secara sosial dalam mendekonstruksi identitas dan batas kelompok etnis dan agama yang kuat. Meskipun mereka tampaknya membentuk identitas mereka sendiri, dua sisi dari identitas tersebut terkait dengan kelompok agama dan komunikasi antar-etnis. Kesimpulan teoretisnya adalah kehadiran komunitas Muslim Tionghoa di Kalimantan Barat memecah es identitas dan menjadi jembatan komunikasi antar komunitas.

Kehadiran komunitas Muslim Tionghoa di Kalimantan Barat memecah es identitas dan menjadi jembatan komunikasi antar komunitas.Meskipun mereka tampaknya membentuk identitas mereka sendiri, dua sisi dari identitas tersebut terkait dengan kelompok agama dan komunikasi antar-etnis.Kesimpulan teoretisnya adalah kehadiran komunitas Muslim Tionghoa di Kalimantan Barat memecah es identitas dan menjadi jembatan komunikasi antar komunitas.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada peran komunitas Muslim Tionghoa dalam membangun dialog antar agama di daerah lain di Indonesia. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak ekonomi terhadap integrasi budaya di Kalimantan Barat. Terakhir, penelitian bisa mengeksplorasi bagaimana identitas ganda komunitas Muslim Tionghoa memengaruhi dinamika sosial di lingkungan multietnis.

  1. Apresiasi Dialog Kehidupan Berhikmah Komuniti Cina Muslim di Terengganu (An Appreciation of the Dialogue... ejournal.usm.my/kajh/article/view/kajh_vol24-no-1-2017_1Apresiasi Dialog Kehidupan Berhikmah Komuniti Cina Muslim di Terengganu An Appreciation of the Dialogue ejournal usm my kajh article view kajh vol24 no 1 2017 1
  2. KONVERSI AGAMA DAN FORMASI IDENTITAS: Tionghoa Muslim Kudus Pasca-Indonesia Orde Baru | Amaruli | HUMANIKA.... ejournal.undip.ac.id/index.php/humanika/article/view/11743KONVERSI AGAMA DAN FORMASI IDENTITAS Tionghoa Muslim Kudus Pasca Indonesia Orde Baru Amaruli HUMANIKA ejournal undip ac index php humanika article view 11743
  3. The Use Malays-Sambas Expressions in Developing Character Education in Sambas Primary Madrasah in Millennial... doi.org/10.26811/peuradeun.v9i2.482The Use Malays Sambas Expressions in Developing Character Education in Sambas Primary Madrasah in Millennial doi 10 26811 peuradeun v9i2 482
Read online
File size874.65 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test