MASOEMUNIVERSITYMASOEMUNIVERSITY

Jurnal AbdiMU (Pengabdian kepada Masyarakat)Jurnal AbdiMU (Pengabdian kepada Masyarakat)

Tujuan talkshow inspiratif yaitu untuk memahami makna rasa syukur dalam meningkatkan kesehatan mental santri. Kegiatan talkshow dilaksanakan di Rumah Quran Ash-Shalihin Jakarta Selatan dan peserta yang hadir yaitu santri dengan rentang usia 7-12 tahun. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat yaitu menggunakan metode Service Learning (SL). Adapun kegiatan talkshow dalam pengabdian ini melalui tiga tahap yaitu (1) identifikasi kondisi kesehatan mental santri dalam menghafal Quran; (2) tahap pemberian materi tentang makna syukur; (3) sesi diskusi dan tanya jawab dengan santri. Berdasarkan hasil talkshow yaitu sesi pertama identifikasi di peroleh data bahwa beberapa santri masih kurang konsisten dalam murojaah atau mengulang-ulang hafalan Quran yang sudah mereka pelajari, sehingga mereka mudah lupa; pada saat belajar masih sering teralihkan dengan bermain; kadang ada yang masih merasa terpaksa untuk menghafal sehingga mood belajar kurang bagus, jadi akhirnya lebih banyak ngobrol dengan teman-temannya. Adapun setelah diberikan materi dan sesi diskusi, hasilnya rata-rata santri pemahamannya meningkat tentang makna syukur dapat menjadikan mereka memiliki pribadi yang sehat mentalnya.

Program pengabdian ini memberikan dampak positif pada santri di Rumah Quran Ash-Shalihin bahwa materi terkait makna syukur dapat memberikan pemahaman mereka dalam menjalani proses belajar menghafal Al-Quran dengan kondisi mental yang sehat dan lebih siap secara psikis.Hal ini terlihat pada saat diskusi mereka dapat memberikan contoh tentang rasa syukur bisa mengelola cemas saat mereka sulit menghafal, dan menambah ketenangan saat menghafal, sehingga mereka bisa konsentrasi.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: (1) Mengkaji lebih lanjut implikasi psikologis dari penghafalan Al-Quran terhadap kesehatan mental santri, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, tingkat hafalan, dan lingkungan belajar. (2) Menganalisis hubungan antara rasa syukur dan kepribadian santri, serta bagaimana hal ini mempengaruhi kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis mereka. (3) Meneliti efektivitas metode Service Learning dalam meningkatkan pemahaman santri tentang makna syukur dan dampaknya terhadap kesehatan mental mereka. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak santri dari berbagai usia dan latar belakang, serta menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh hasil yang komprehensif.

Read online
File size380.45 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test