UNUPASURUANUNUPASURUAN

Center of Education Journal (CEJou)Center of Education Journal (CEJou)

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berpikir geometri siswa pada materi transformasi geometri ditinjau dari motivasi belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini di antaranya, angket motivasi belajar, tes berpikir geometri, dan pedoman wawancara yang telah divalidasi kepada para ahli. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 6 orang siswa yang diambil dari kelas IXB SMPN 1 Pohjentrek. Pengambilan subjek tersebut hasil angket motivasi belajar yang diambil tiap subjek berisi 2 siswa dengan motivasi belajar berdasarkan nilai tugas, keyakinan, siswa, dan efikasi diri. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah angket, tes, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan siswa dengan motivasi belajar berdasarkan nilai tugas memiliki kemampuan berpikir geometri yang tinggi dengan persentase 83,25%, siswa dengan motivasi belajar berdasarkan keyakinan memiliki kemampuan berpikir geometri yang sedang dengan persentase 66,5% dan siswa dengan motivasi belajar berdasarkan keyakinan memiliki kemampuan berpikir geometri yang rendah dengan persentase 37,5%.

Siswa dengan motivasi belajar berdasarkan nilai tugas memiliki kemampuan berpikir geometri tinggi dengan persentase 83,25%.Siswa dengan motivasi belajar berdasarkan keyakinan memiliki kemampuan berpikir geometri sedang dengan persentase 66,5%.Siswa dengan motivasi belajar berdasarkan efikasi diri memiliki kemampuan berpikir geometri rendah dengan persentase 37,5%.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengkaji pengaruh strategi pembelajaran berbeda terhadap kemampuan berpikir geometri siswa dengan tingkat motivasi belajar yang berbeda. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan pemahaman geometri siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Ketiga, studi komparatif antara metode pembelajaran kolaboratif dan tradisional dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan geometri siswa. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan baru untuk mengoptimalkan pembelajaran matematika, khususnya dalam mengatasi tantangan siswa yang kesulitan memahami konsep transformasi geometri.

  1. PENGARUH KECERDASAN EMOSI, EFIKASI DIRI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN... journal.uniku.ac.id/index.php/Equilibrium/article/view/1616PENGARUH KECERDASAN EMOSI EFIKASI DIRI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN journal uniku ac index php Equilibrium article view 1616
  2. Jurnal Gantang. kemampuan berpikir kritis pembelajaran geometri jurnal gantang authors suhartini universitas... doi.org/10.31629/jg.v2i2.198Jurnal Gantang kemampuan berpikir kritis pembelajaran geometri jurnal gantang authors suhartini universitas doi 10 31629 jg v2i2 198
  3. RANCANGAN MASALAH MATEMATIKA UNTUK MENGIDENTIFIKASI BERPIKIR GEOMETRIS SISWA | Kalamatika: Jurnal Pendidikan... doi.org/10.22236/kalamatika.vol3no1.2018pp39-50RANCANGAN MASALAH MATEMATIKA UNTUK MENGIDENTIFIKASI BERPIKIR GEOMETRIS SISWA Kalamatika Jurnal Pendidikan doi 10 22236 kalamatika vol3no1 2018pp39 50
  4. Tahap berpikir geometri siswa SMP berdasarkan teori Van Hiele ditinjau dari keterampilan geometri | Jurnal... journal.uny.ac.id/index.php/jrpm/article/view/17044Tahap berpikir geometri siswa SMP berdasarkan teori Van Hiele ditinjau dari keterampilan geometri Jurnal journal uny ac index php jrpm article view 17044
Read online
File size528.11 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test