UMUM

Journal of Language Literature and ArtsJournal of Language Literature and Arts

Indonesia memiliki tingkat biodiversitas yang sangat tinggi dan menempati posisi kedua di dunia setelah Brazil. Namun, ancaman terhadap kelestariannya juga besar, dengan tercatat sekitar 583 spesies berstatus terancam punah. Pengetahuan masyarakat mengenai keanekaragaman hayati masih terbatas pada lingkungan akademis, sehingga diperlukan upaya edukasi yang lebih menarik dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan merancang aset visual game mobile bertema burung endemik Indonesia sebagai media edukasi konservasi serta sarana meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya menjaga biodiversitas. Perancangan dilakukan menggunakan metode design thinking yang meliputi tahap emphatize, define, ideate, prototype, dan test. Pendekatan ini memungkinkan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan pada setiap tahap pengembangan agar kualitas produk optimal. Game berjudul Bird Match ini dikembangkan dengan tiga kategori aset utama, yaitu desain karakter burung, lingkungan (environment), dan antarmuka pengguna (user interface/UI), serta didukung media pendukung lainnya. Objek utama dalam desain karakter adalah burung-burung endemik dari Taman Nasional Betung Kerihun, Kalimantan Barat, yang memiliki jumlah spesies terancam punah terbanyak di antara beberapa taman nasional lainnya. Hasil akhir berupa 27 karakter burung bergaya kartun 2D, desain lingkungan Hutan Betung Kerihun dan Hutan Hujan Tropis Sumatera, serta UI yang mencakup halaman homepage, collection, settings, gameplay, dan information. Penelitian ini menunjukkan bahwa aset visual Bird Match berpotensi meningkatkan pengetahuan serta minat masyarakat terhadap burung endemik Indonesia.

Perancangan aset visual game berbasis mobile dengan tema burung endemik Indonesia dilakukan melalui studi literatur dan analisis referensi game yang telah dikembangkan pada berbagai platform seperti Play Store dan App Store.Berdasarkan kajian keanekaragaman hayati, Taman Nasional Betung Kerihun dipilih sebagai sumber objek karena memiliki jumlah spesies burung endemik terancam punah yang lebih tinggi dibandingkan kawasan konservasi lainnya.Perancangan dilakukan menggunakan metode design thinking dengan tahapan emphatize, define, ideate, prototype, dan testing.Produk yang dihasilkan mencakup aset visual utama berupa 27 desain karakter burung endemik, dua desain environment (Hutan Taman Nasional Betung Kerihun dan Hutan Hujan Tropis Sumatra), serta elemen user interface seperti homepage, collection page, gameplay page, dan information page.Melalui pengujian terbatas kepada audiens, aset visual game Bird Match memperoleh tanggapan positif karena dinilai menarik, informatif, dan mampu meningkatkan ketertarikan pengguna untuk mengenal burung-burung endemik Indonesia.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan game dengan teknologi augmented reality (AR) untuk memberikan pengalaman interaktif lebih realistis dalam mengenalkan burung endemik. Selain itu, memperluas cakupan spesies ke berbagai taman nasional di Indonesia serta mengintegrasikan elemen budaya lokal ke dalam narasi game bisa menjadi arah pengembangan. Terakhir, pengujian efektivitas game secara kuantitatif melalui survei sebelum dan sesudah bermain dapat memberikan data yang lebih akurat mengenai dampak edukatifnya.

  1. Board Game sebagai Media Menurunkan Stres pada Remaja Akhir (18-22 Tahun) | Journal of Language Literature... doi.org/10.17977/um064v4i72024p651-659Board Game sebagai Media Menurunkan Stres pada Remaja Akhir 18 22 Tahun Journal of Language Literature doi 10 17977 um064v4i72024p651 659
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s10764-023-00356-9Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s10764 023 00356 9
  3. Perancangan Aset Visual Game Berbasis Mobile sebagai Sarana Pengenalan Burung Endemik Indonesia | Journal... doi.org/10.17977/um064v5i102025p1186-1200Perancangan Aset Visual Game Berbasis Mobile sebagai Sarana Pengenalan Burung Endemik Indonesia Journal doi 10 17977 um064v5i102025p1186 1200
Read online
File size2.34 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test