STIKESNHSTIKESNH

Diagnosis : Jurnal Ilmiah KesehatanDiagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan

Imunisasi merupakan salah satu isu gizi yang umum terjadi di Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan keikutsertaan dalam imunisasi dasar pada bayi di Puskesmas Masbagik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibu-ibu yang mempunyai bayi umur 0-12 bulan di Puskesmas Masbagik Baru. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 70 responden. Kuesioner menggunakan kueioner pengetahuan tentang imunisasi dan kuesioner keikutsertaan dalam imunisasi dasar lengkap. Analisa data menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian Terdapat hubungan Pengetahuan Ibu tentang Imunisasi Dasar dengan Keikutsertaan Imunisasi Dasar pada Bayi di Puskesmas Masbagik Baru (p value 0,029 < nilai α 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan keikutsertaannya dalam memberikan imunisasi dasar pada bayi di Puskesmas Masbagik Baru. Semakin baik pengetahuan ibu mengenai pentingnya imunisasi maka semakin tinggi pula tingkat partisipasi ibu dalam melengkapi imunisasi dasar bagi bayinya. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peningkatan edukasi dan penyuluhan kepada ibu-ibu sebagai upaya meningkatkan cakupan imunisasi dasar yang optimal.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan keikutsertaan dalam imunisasi dasar pada bayi di Puskesmas Masbagik Baru.Semakin baik pengetahuan yang dimiliki ibu tentang imunisasi dasar termasuk manfaat, jadwal, dan dampaknya terhadap kesehatan anak semakin tinggi pula partisipasi mereka dalam melengkapi imunisasi dasar untuk bayinya.Hal ini menegaskan pentingnya edukasi dan penyuluhan kesehatan bagi para ibu untuk meningkatkan cakupan imunisasi sebagai bentuk pencegahan penyakit pada anak sejak dini.

Penelitian ini menunjukkan pentingnya pengetahuan ibu dalam keikutsertaan imunisasi dasar bayi, namun juga mengindikasikan bahwa masih banyak aspek yang dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk meningkatkan cakupan imunisasi secara optimal. Pertama, mengingat tingkat pengetahuan ibu yang masih rendah dan hubungannya dengan partisipasi imunisasi, penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas berbagai jenis intervensi pendidikan kesehatan, seperti penyuluhan tatap muka intensif, program edukasi berbasis komunitas, atau pemanfaatan media digital, dalam meningkatkan pemahaman ibu dan cakupan imunisasi dasar bayi secara signifikan. Pertanyaan penelitian bisa berpusat pada: Bagaimana perbandingan dampak antara metode penyuluhan A dan B terhadap peningkatan pengetahuan ibu dan kelengkapan imunisasi dasar di Puskesmas Masbagik Baru? Kedua, karena hubungan yang ditemukan dalam penelitian ini tergolong lemah (r=0,261), hal ini mengindikasikan bahwa ada faktor lain di luar pengetahuan yang turut memengaruhi partisipasi imunisasi. Oleh karena itu, studi lanjutan dapat mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor multidimensional lainnya, seperti persepsi ibu terhadap kualitas layanan kesehatan, dukungan keluarga atau pasangan, kondisi sosial ekonomi, hingga hambatan geografis dan budaya, yang mungkin secara bersamaan memengaruhi keputusan ibu untuk mengimunisasi bayinya secara lengkap dan tepat waktu. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan pemahaman mendalam. Ketiga, untuk melengkapi studi korelasional ini, sebuah penelitian longitudinal dapat dilakukan guna menelusuri secara prospektif bagaimana perubahan tingkat pengetahuan ibu dari waktu ke waktu memengaruhi perilaku mereka dalam memenuhi jadwal imunisasi dasar bayi, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mungkin memodifikasi hubungan tersebut. Studi ini akan memberikan pemahaman yang lebih kuat mengenai hubungan sebab-akibat dan dinamika partisipasi imunisasi dalam jangka panjang, khususnya di wilayah dengan karakteristik serupa seperti Puskesmas Masbagik Baru.

Read online
File size435.5 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test