UnwahasUnwahas

Tantangan dan Peluang Pendidikan Agama Islam di era GlobalisasiTantangan dan Peluang Pendidikan Agama Islam di era Globalisasi

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam membentuk individu yang berkualitas. Penelitian ini membandingkan konsep pendidikan karakter dalam kitab Talimul Mutaallim karya Imam Az-Zarnuji dan kitab Adabul Alim Wal Mutaallim karya KH. Hasyim Asyari. Fokus penelitian meliputi konsep pendidikan karakter dalam kedua kitab tersebut serta relevansinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data deskriptif dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kitab memiliki kesamaan dalam menekankan niat tulus dalam mencari ilmu, kejujuran, dan sikap wara (menjauhi hal-hal syubhat). Namun, kitab Adabul Alim Wal Mutaallim lebih menekankan pentingnya etika terhadap guru dan murid, sementara Talimul Mutaallim lebih fokus pada metode belajar dan sikap tawakkal.

1) Konsep pendidikan karakter dalam kitab Talimul Mutaallim meliputi niat tulus dalam mencari ilmu, pemilihan ilmu, guru, dan teman, penghormatan terhadap ilmu dan ulama, kesungguhan, kontinuitas, metode belajar, tawakkal, dan sikap wara.2) Relevansi konsep pendidikan karakter dalam kedua kitab terletak pada niat tulus hanya untuk mencari ridha Allah SWT dan sikap wara selama proses belajar.

1) Penelitian lanjutan dapat membandingkan konsep pendidikan karakter dalam kitab-kitab klasik Islam lainnya dengan pendekatan kontemporer. 2) Mengkaji implementasi nilai-nilai pendidikan karakter dari kedua kitab dalam kurikulum pendidikan modern Indonesia. 3) Meneliti dampak penerapan konsep wara dan tawakkal dalam meningkatkan kualitas belajar peserta didik di lingkungan pesantren. Penelitian ini dapat menggabungkan pendekatan kualitatif dengan survei empiris untuk mengukur efektivitas penerapan konsep-konsep tersebut dalam konteks pendidikan saat ini.

Read online
File size450.46 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test