STIKESRSHUSADASTIKESRSHUSADA

Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)

Fase pemulihan merupakan fase yang penting untuk pasien dapat kembali kemasyarakat dan pulih, mandiri, serta produktif. Kegagalan pada fase ini mengakibatkan kekambuhan dan rawat kembali pasien ke pelayanan kesehatan. Pemulihan bukan hanya pasien kontrol kerumah sakit dan minum obat, tetapi lebih kompleks dari hal tersebut, dibutuhkan dukungan dari keluarga. Edukasi pentingnya perawatan diri, komunikasi, dan interaksi sosial untuk pasien dan psikoedukasi keluarga merupakan paket intervensi yang diberikan pada program kegiatan ini. Program ini bertujuan untuk meningkatkan harga diri pasien sehingga mampu berkomunikasi dan interaksi sosial, sebagai modal untuk kembali mandiri dan produktif kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan di rehabilitasi sosial Jakarta Pusat kepada seluruh pasien dan keluarga yaitu 20 orang. Metode yang dilakukan dengan memberikan edukasi yang berisikan pengetahuan perawatan diri untuk pasien dan psikoedukasi keluarga. Hasil dari kegiatan ini pengetahuan dan kemampuan pasien dalam merawat diri, komunikasi, dan interaksi sosial meningkat, diikuti dengan peningkatan kemampuan keluarga dalam merawat pasien dan melakukan manajemen stres.

Pembekalan pemulihan tidak hanya melibatkan pasien dan tenaga kesehatan saja, tetapi sangat membutuhkan intervensi untuk keluarga, karena pada fase ini keluarga menjadi kunci penting dalam pemulihan dan pencegahan kekambuhan sehingga pasien bisa mandiri dan siap kembali ke dalam kehidupan bermasyarakat.Melalui kegiatan ini kemampuan pasien dalam melakukan perawatan diri, berkomunikasi dan berinteraksi sosial telah meningkat.Keluarga yang merawat juga mengalami peningkatan pengetahuan dan kemampuan dalam merawat keluarga, serta telah memiliki kemampuan untuk mengurangi stres yang dihadapi selama melakukan perawatan dirumah kepada anggota keluarga yang sakit.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan aplikasi digital untuk mendukung edukasi perawatan diri dan pelatihan keterampilan sosial secara kontinu bagi pasien ODGJ di rumah. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas program integrasi komunitas untuk meningkatkan partisipasi pasien ODGJ dalam kegiatan sosial jangka panjang. Terakhir, studi tentang dampak jangka panjang dari psikoedukasi keluarga terhadap penurunan kekambuhan pasien ODGJ dapat menjadi arah penelitian yang relevan.

Read online
File size1.44 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test