UMTUMT

Al Maal: Journal of Islamic Economics and BankingAl Maal: Journal of Islamic Economics and Banking

Penelitian ini menganalisis hubungan antara pemahaman etika ekonomi Islam mahasiswa relawan dengan penerapannya dalam pengelolaan dana zakat. Dengan metode kuantitatif deskriptif dan inferensial, data dikumpulkan melalui kuesioner pada mahasiswa relawan lembaga amil zakat. Hasil menunjukkan pemahaman etika ekonomi Islam mahasiswa relawan rata-rata baik (4,12/5), namun penerapannya sedikit lebih rendah (3,96/5). Terdapat indikator yang perlu ditingkatkan, seperti fiqh terkait status amil dan pelaporan terbuka. Terdapat korelasi kuat antara pemahaman dan penerapan etika (0,693, p < 0,01), mengindikasikan bahwa pemahaman yang lebih baik berkontribusi pada penerapan yang lebih baik. Pemahaman etika berkontribusi signifikan (48,1%) terhadap variasi penerapan, meningkat menjadi 59,1% dengan memasukkan pengalaman organisasi dan latar belakang pendidikan.

Penelitian ini telah mengungkap dinamika penting dalam pengelolaan dana zakat oleh mahasiswa yang terlibat sebagai relawan di lembaga amil zakat.Secara umum, hasil yang diperoleh menunjukkan adanya pemahaman yang cukup tinggi terhadap prinsip-prinsip etika ekonomi Islam di kalangan responden.Dengan skor rata-rata pemahaman mencapai angka 4,12 dari skala 5, dan skor penerapan sebesar 3,96, dapat dikatakan bahwa mahasiswa tidak hanya memahami nilai-nilai dasar etika seperti amanah, keadilan, dan kejujuran, tetapi juga menerapkannya dalam praktik, meskipun dengan intensitas yang masih beragam antar individu.Salah satu simpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa nilai etika yang paling dipahami oleh mahasiswa adalah prinsip amanah, dengan skor rata-rata tertinggi sebesar 4,45.Sementara itu, aspek fiqh yang berkaitan dengan status formal amil zakat masih belum sepenuhnya dipahami secara utuh, sebagaimana tercermin dari skor terendah pada indikator tersebut sebesar 3,68.Ini menandakan perlunya pendalaman materi fiqh zakat dalam program pembinaan dan pelatihan relawan.Selain itu, indikator penerapan dengan skor tertinggi berada pada aspek penghindaran penggunaan dana zakat untuk kepentingan pribadi, yang mencerminkan adanya kesadaran moral yang baik.Namun, indikator yang mencerminkan transparansi pelaporan masih mendapatkan skor rendah, yakni sebesar 3,51, yang mengisyaratkan bahwa aspek ini perlu menjadi fokus penguatan kelembagaan dan pelatihan teknis.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk memperkuat kapasitas relawan melalui pelatihan, pengalaman organisasi, dan pendidikan keislaman. Kurikulum pelatihan relawan sebaiknya mencakup aspek teknis, etika, dan fiqh zakat secara aplikatif. Lembaga amil zakat perlu meningkatkan pelaporan digital, transparansi, dan evaluasi kinerja berbasis nilai Islam. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga zakat disarankan untuk menciptakan ekosistem pembinaan relawan yang berkelanjutan, mengintegrasikan maqasid syariah, dan memperkuat kelembagaan demi pengelolaan zakat yang adil, transparan, dan berdampak.

  1. AJIM. student compliance paying zakat literacy awareness matter asian journal islamic management ajim... doi.org/10.20885/ajim.vol6.iss1.art6AJIM student compliance paying zakat literacy awareness matter asian journal islamic management ajim doi 10 20885 ajim vol6 iss1 art6
  2. STRATEGI PENGELOLAAN DANA ZAKAT TERHADAP PROGRAM SANTUNAN KESEHATAN MASYARAKAT | Iqtishaduna: Jurnal... journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/22739STRATEGI PENGELOLAAN DANA ZAKAT TERHADAP PROGRAM SANTUNAN KESEHATAN MASYARAKAT Iqtishaduna Jurnal journal uin alauddin ac index php iqtishaduna article view 22739
  3. Peran Rumah Zakat (RZ) Cabang Yogyakarta dalam Peningkatan Usah Mustahiq | Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan... doi.org/10.24090/jimrf.v3i2.1020Peran Rumah Zakat RZ Cabang Yogyakarta dalam Peningkatan Usah Mustahiq Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan doi 10 24090 jimrf v3i2 1020
Read online
File size389.34 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test