6262

International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC)International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC)

Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor penentu niat perilaku di kalangan pengguna layanan zakat daring di Indonesia dengan memperluas Model Penerimaan Teknologi (TAM) menggunakan variabel kepercayaan dan keamanan, serta menginterpretasikan hasilnya melalui perspektif budaya lokal Indonesia. Digitalisasi filantropi keagamaan yang pesat di Indonesia telah memperluas penggunaan platform zakat daring, namun adopsi masih belum merata dan dibentuk oleh kekhawatiran yang melampaui TAM klasik. Data dikumpulkan melalui survei daring yang disebarkan kepada 120 responden yang dipilih secara purposive sampling dari pengguna platform zakat daring. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) dengan diagnostik reliabilitas, validitas konvergen dan diskriminan, serta bias metode umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan, keamanan, dan niat perilaku secara signifikan memengaruhi adopsi, sementara persepsi kemudahan penggunaan menunjukkan efek negatif yang tidak terduga dan kepercayaan hanya menunjukkan efek marjinal. Model ini menjelaskan 38,2 persen varians dalam niat perilaku. Dibaca dalam konteks pola kolektivisme, otoritas keagamaan, dan gotong royong Indonesia, temuan ini menunjukkan bahwa pengguna memprioritaskan manfaat nyata dan keamanan transaksional di atas kesederhanaan antarmuka, serta menyerukan kepada lembaga zakat untuk menggabungkan kegunaan platform dan perlindungan data dengan strategi pembangunan kepercayaan berbasis ulama dan komunitas untuk memperluas adopsi zakat digital di Indonesia.

Studi ini menemukan bahwa kegunaan dan keamanan yang dirasakan merupakan penentu terkuat niat perilaku pengguna zakat daring di Indonesia, dengan niat perilaku memprediksi penggunaan aktual.Menariknya, kemudahan penggunaan memiliki efek negatif, menunjukkan bahwa pengguna memprioritaskan kedalaman fungsional dan pengungkapan informasi yang kaya daripada kesederhanaan antarmuka dalam transaksi keagamaan.Selain itu, kepercayaan institusional menunjukkan efek marjinal dibandingkan keamanan transaksional, mengindikasikan bahwa adopsi zakat digital di Indonesia sangat dipengaruhi oleh manfaat nyata, perlindungan data, dan harus didukung oleh strategi budaya seperti dukungan ulama dan gotong royong.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas jangkauan geografis sampel di luar area perkotaan besar dan meningkatkan jumlah responden, mengingat studi ini terbatas pada 120 responden di perkotaan, yang mungkin belum sepenuhnya merepresentasikan keragaman pengguna zakat di Indonesia. Selain itu, penting untuk memperbaiki instrumen pengukuran Perceived Ease of Use agar lebih akurat menangkap bagaimana kemudahan penggunaan benar-benar memengaruhi niat berzakat secara daring, terutama mengingat hasil negatif yang tidak terduga dalam studi ini, yang mengindikasikan adanya persepsi berbeda antara kesederhanaan antarmuka dengan kedalaman fungsionalitas bagi pengguna. Studi juga bisa lebih dalam menguji pengaruh faktor-faktor budaya lokal Indonesia, seperti tingkat religiositas individu, pengaruh jaringan pesantren dan ulama, serta peran gotong royong secara eksplisit sebagai variabel moderasi atau mediasi, bukan hanya interpretasi, untuk memahami bagaimana nilai-nilai ini membentuk dinamika kepercayaan dan keamanan dalam konteks zakat digital. Mengingat model saat ini hanya menjelaskan sebagian kecil dari varians niat perilaku dan penggunaan aktual, penelitian mendatang perlu mengidentifikasi dan mengintegrasikan prediktor tambahan seperti literasi digital, faktor sosial seperti rekomendasi dari komunitas atau keluarga, serta kondisi ekonomi dan akses infrastruktur digital yang mungkin sangat memengaruhi transisi dari niat ke tindakan nyata. Dengan demikian, penelitian di masa depan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang adopsi zakat daring, membantu lembaga pengelola zakat merancang strategi yang lebih efektif dan relevan dengan konteks sosial-budaya masyarakat Indonesia.

  1. Common Method Bias in PLS-SEM: A Full Collinearity Assessment Approach | IGI Global Scientific Publishing.... services.igi-global.com/resolvedoi/resolve.aspx?doi=10.4018/ijec.2015100101Common Method Bias in PLS SEM A Full Collinearity Assessment Approach IGI Global Scientific Publishing services igi global resolvedoi resolve aspx doi 10 4018 ijec 2015100101
  2. "Structural Equation Modeling and Regression: Guidelines for Research P" by David Gefen, Detmar... aisel.aisnet.org/cais/vol4/iss1/7Structural Equation Modeling and Regression Guidelines for Research P by David Gefen Detmar aisel aisnet cais vol4 iss1 7
Read online
File size425.33 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test