UMKLAUMKLA

ANALOGI Jurnal Ilmu Sosial dan HumanioraANALOGI Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora

Yogyakarta adalah salah satu daerah di Indonesia yang kaya akan warisan budaya Jawa, terutama pakaian tradisional yang mencerminkan nilai-nilai filosofis dan identitas budaya. Di era media sosial, budaya tradisional juga menjadi bagian dari branding digital. Akun Instagram @ells.picture menyajikan konten fotografi yang menampilkan pakaian tradisional Jawa Yogyakarta dengan gaya estetis dan modern yang menarik generasi muda dan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana branding digital identitas budaya Yogyakarta dibangun melalui representasi pakaian tradisional Jawa di akun Instagram @ells.picture. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi konten Instagram @ells.picture. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori representasi Stuart Hall dan konsep branding digital untuk memahami bagaimana makna budaya dibangun melalui visual, keterangan, dan interaksi di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun Instagram @ells.picture secara konsisten membangun branding digital melalui visualisasi pakaian tradisional Jawa yang dikemas secara estetis dan komunikatif. Unsur visual seperti pakaian, latar belakang sejarah, dan pose merupakan aspek utama dalam merepresentasikan nilai-nilai budaya Jawa seperti kesopanan, keanggunan, dan harmoni, yang kemudian diperkuat dengan keterangan foto yang sederhana dan informatif. Branding digital di Instagram tidak hanya meningkatkan daya tarik wisatawan, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat citra budaya dan mendukung promosi pariwisata berbasis budaya di era digital.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa branding yang dilakukan akun Instagram @ells.picture berhasil dilakukan melalui visualisasi busana adat Jawa.Branding tersebut ditampilkan melalui konsistensi identitas visual berupa penggunaan busana adat Jawa, pose yang sopan dan anggun, serta latar lokasi bersejarah di Yogyakarta yang membentuk ciri khas brand.Dari aspek brand image, konten yang ditampilkan mampu membangun citra merek budaya yang kuat sebagai jasa fotografi yang tidak hanya menawarkan layanan foto, tetapi juga pengalaman budaya.Dari aspek brand communication, storytelling budaya diwujudkan melalui simbol-simbol visual seperti busana adat, ekspresi model, pose, dan lokasi yang memiliki nilai historis sehingga mampu menyampaikan nilai kesopanan, keanggunan, dan keramahan budaya Jawa.Sementara itu, dari aspek brand consistency, akun @ells.picture menunjukkan konsistensi yang cukup kuat dalam mempertahankan identitas visual dan estetika tradisional melalui penggunaan tone warna yang hangat, komposisi foto yang harmonis, serta konsep visual yang selalu menampilkan unsur budaya Jawa.Meskipun menghadapi tantangan berupa konten yang tidak selalu viral, konsistensi dalam menampilkan nilai budaya tetap menjadi strategi utama untuk menjaga autentisitas brand.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan berdasarkan hasil penelitian ini adalah: . 1. Menganalisis pengaruh visual branding terhadap minat kunjung atau keputusan penggunaan jasa, serta membandingkan strategi branding budaya pada objek penelitian yang berbeda.. 2. Meneliti bagaimana layanan fotografi busana adat Jawa dapat dipandang sebagai pengalaman budaya yang dapat meningkatkan pemahaman terhadap nilai dan makna budaya Jawa.. 3. Menganalisis aspek brand personality, brand values, dan storytelling budaya melalui penyampaian filosofi busana adat, makna simbolik, serta nilai historis yang terkandung dalam setiap konten, serta pengembangan konten edukatif budaya untuk meningkatkan engagement dan memperkuat positioning sebagai brand fotografi budaya yang estetis, edukatif, dan berorientasi pada pelestarian budaya.

Read online
File size846.15 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test