SARIPEDIATRISARIPEDIATRI

Sari PediatriSari Pediatri

Sepsis neonatus merupakan kondisi kritis yang signifikan bagi kesehatan bayi baru lahir, terutama di negara-negara berkembang. Penyakit ini berkontribusi besar terhadap angka morbiditas dan mortalitas, baik pada bayi yang lahir cukup bulan maupun prematur. Studi ini bertujuan menetapkan nilai cut-off point Neutrofil-Limfosit Rasio (NLR) sebagai prediktor sepsis neonatus pada bayi prematur di Rumah Sakit Umum Wangaya. Dengan metode penelitian analitik observasional cross-sectional, ditemukan bahwa nilai cut-off point NLR sebesar 3,52 memiliki sensitivitas dan spesifisitas 81%, sedangkan CRP memiliki nilai cut-off point 13,5 dengan sensitivitas dan spesifisitas 68% dan 67%. Terdapat hubungan signifikan antara NLR dan CRP pada sepsis neonatus bayi prematur (p<0,05).

Nilai cut-off point NLR dapat digunakan sebagai prediktor deteksi dini sepsis neonatus.Deteksi sepsis neonatus menjadi lebih baik bila dikombinasikan dengan CRP.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa NLR merupakan indikator efektif untuk skrining awal sepsis pada neonatus, terutama pada bayi prematur.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji korelasi NLR dengan biomarker inflamasi lainnya seperti IL-6 atau TNF-α untuk meningkatkan akurasi deteksi sepsis. Selain itu, penelitian longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan periode pengumpulan data yang lebih panjang diperlukan untuk memvalidasi hasil ini di berbagai populasi bayi prematur. Terakhir, studi tentang peran NLR dalam memprediksi prognosis sepsis neonatus berdasarkan tingkat keparahan dan respons terapi juga layak dieksplorasi.

Read online
File size164.16 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test