YANAYANA
Relevan : Jurnal Pendidikan MatematikaRelevan : Jurnal Pendidikan MatematikaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada materi aljabar kelas VII MTs Laboratorium UINSU. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs Laboratorium UIN Sumatera Utara yang terdiri dari 2 kelas. Sampel penelitian berjumlah 80 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar matematika berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir soal. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai Post-test siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dari hasil uji hipotesis diperoleh nilai t-hitung > t-tabel pada taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, yang artinya terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa.
Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII MTs Laboratorium UIN Sumatera Utara, diperoleh bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional.Pada Pre-test, nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 42,25, sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 39,25.Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelas relatif sama dan tidak terdapat perbedaan yang berarti.Setelah diberikan perlakuan, hasil Post-test menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat menjadi 84,75, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 77,25.Selisih rata-rata sebesar 7,5 poin ini mengindikasikan bahwa pembelajaran dengan model kooperatif tipe Jigsaw lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan pembelajaran konvensional.Hasil analisis statistik menggunakan uji-t memperkuat temuan ini, yaitu nilai t-hitung sebesar 4,418 lebih besar daripada t-tabel sebesar 1,990 pada taraf signifikansi 0,05.Selain itu, nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol.Dengan demikian, hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar matematika siswa terbukti diterima.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan dengan fokus pada pengembangan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw yang lebih efektif dan inovatif. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi baru dalam pembelajaran kooperatif, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan-pendekatan kreatif yang dapat meningkatkan interaksi dan kolaborasi antar siswa. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa, termasuk aspek-aspek seperti motivasi belajar, kepercayaan diri, dan kemampuan pemecahan masalah. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di Indonesia.
- Analisis Permasalahan Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP Asrol Ulum: Hasil Penelitian Permasalahan... doi.org/10.54373/imeij.v5i3.1264Analisis Permasalahan Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP Asrol Ulum Hasil Penelitian Permasalahan doi 10 54373 imeij v5i3 1264
- Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah Terhadap Mutu dan Kualitas Sekolah di SD Negeri Soko | Jurnal Pendidikan... Doi.Org/10.52436/1.Jpti.26Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah Terhadap Mutu dan Kualitas Sekolah di SD Negeri Soko Jurnal Pendidikan Doi Org 10 52436 1 Jpti 26
- Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan... doi.org/10.30596/jmes.v1i1.4390Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan doi 10 30596 jmes v1i1 4390
| File size | 238.85 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
YANAYANA Visual-Pertama, Mediasi-Teks, dan Iteratif, dengan pola Iteratif menghasilkan integrasi terbaik (skor 3,7 dari 4,0). Kesadaran semiotik berkembang signifikanVisual-Pertama, Mediasi-Teks, dan Iteratif, dengan pola Iteratif menghasilkan integrasi terbaik (skor 3,7 dari 4,0). Kesadaran semiotik berkembang signifikan
UKRIUKRI Sebelum perbaikan, risiko dikategorikan sebagai rendah (34,29%), sedang (37,14%), dan tinggi (28,57%). Ruang gelap dan laboratorium memiliki risiko tertinggi,Sebelum perbaikan, risiko dikategorikan sebagai rendah (34,29%), sedang (37,14%), dan tinggi (28,57%). Ruang gelap dan laboratorium memiliki risiko tertinggi,
UKRIUKRI Penelitian ini bertujuan mengkaji mekanisme detoksifikasi mikroba serta strategi implementasi pada lahan industri tercemar. Metode yang digunakan adalahPenelitian ini bertujuan mengkaji mekanisme detoksifikasi mikroba serta strategi implementasi pada lahan industri tercemar. Metode yang digunakan adalah
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Salah satu cara untuk menalar dari suatu masalah ke solusi adalah melalui forward chaining, suatu teknik inferensi. Forward Chaining membutuhkan seperangkatSalah satu cara untuk menalar dari suatu masalah ke solusi adalah melalui forward chaining, suatu teknik inferensi. Forward Chaining membutuhkan seperangkat
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Dengan menggunakan metode tersebut, sistem dirancang agar dapat beroperasi di berbagai perangkat seperti web, mobile, atau desktop. Penelitian ini menggunakanDengan menggunakan metode tersebut, sistem dirancang agar dapat beroperasi di berbagai perangkat seperti web, mobile, atau desktop. Penelitian ini menggunakan
YANAYANA Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi pakan terbaik didataran rendah yaitu 101.10 g/ekor/hari dan di dataran tinggi yaitu 96.13 g/ekor/hari,Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi pakan terbaik didataran rendah yaitu 101.10 g/ekor/hari dan di dataran tinggi yaitu 96.13 g/ekor/hari,
YANAYANA Formula diuji dengan pemberian pakan pada ayam yang dapat digunakan oleh masyarakat. Metode pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling denganFormula diuji dengan pemberian pakan pada ayam yang dapat digunakan oleh masyarakat. Metode pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan
UNMUNM Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perolehan nilai siswa dengan menggunakan strategi kooperatif tipe TPS mengalami peningkatan, yaitu nilai rata -Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perolehan nilai siswa dengan menggunakan strategi kooperatif tipe TPS mengalami peningkatan, yaitu nilai rata -
Useful /
MARANATHAMARANATHA Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme bonus dan pencegahan pajak tidak mempengaruhi transfer pricing. Sebaliknya, intangible assets dan leverageHasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme bonus dan pencegahan pajak tidak mempengaruhi transfer pricing. Sebaliknya, intangible assets dan leverage
UNIPASBYUNIPASBY Sedangkan 49,3% lainnya tidak bersedia untuk melakukan vaksinasi HPV. Terdapat hubungan antara persepsi kerentanan, manfaat, hambatan, isyarat bertindak,Sedangkan 49,3% lainnya tidak bersedia untuk melakukan vaksinasi HPV. Terdapat hubungan antara persepsi kerentanan, manfaat, hambatan, isyarat bertindak,
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh luas lahan, tenaga kerja, dan pupuk terhadap produksi perkebunan kelapa sawit di PT. Bumitama GunajayaPenelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh luas lahan, tenaga kerja, dan pupuk terhadap produksi perkebunan kelapa sawit di PT. Bumitama Gunajaya
YANAYANA Metode penelitian dengan menggunakan metode deskriptif, dengan cara wawancara kepada peternak dan pengambilan data dengan cara pengukuran panjang badan,Metode penelitian dengan menggunakan metode deskriptif, dengan cara wawancara kepada peternak dan pengambilan data dengan cara pengukuran panjang badan,