UNIPASBYUNIPASBY

EMBRIO: Jurnal KebidananEMBRIO: Jurnal Kebidanan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor health belief model yang memengaruhi kesediaan melakukan vaksinasi HPV sebagai upaya pencegahan kanker serviks pada pegawai wanita di lingkungan pemerintahan Kabupaten Sukabumi tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner oleh 213 responden dengan teknik purposive sampling. Hasilnya, 50,7% responden bersedia melakukan vaksinasi HPV sebagai upaya pencegahan kanker serviks. Sedangkan 49,3% lainnya tidak bersedia untuk melakukan vaksinasi HPV. Terdapat hubungan antara persepsi kerentanan, manfaat, hambatan, isyarat bertindak, dan keyakinan diri dengan kesediaan melakukan vaksinasi HPV pada pegawai wanita di lingkungan pemerintahan Kabupaten Sukabumi. Sedangkan persepsi keseriusan tidak berhubungan dengan kesediaan melakukan vaksinasi HPV. Pada analisis multivariat diketahui bahwa isyarakat bertindak (POR=5,477; 95% CI=2,6-11,2) yang paling memengaruhi kesediaan melakukan vaksinasi HPV. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk mengadakan program promosi kesehatan kepada setiap instansi mengenai kanker serviks khususnya vaksinasi HPV.

Terdapat hubungan antara persepsi kerentanan, manfaat, hambatan, isyarat bertindak, dan keyakinan diri dengan kesediaan melakukan vaksinasi HPV.Persepsi keseriusan tidak berhubungan dengan kesediaan melakukan vaksinasi HPV.Isyarat bertindak merupakan faktor yang paling memengaruhi kesediaan melakukan vaksinasi HPV.Pemerintah Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat menjadikan penelitian ini sebagai masukan untuk mengadakan program promosi kesehatan kepada setiap instansi mengenai kanker serviks khususnya vaksinasi HPV.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain yang memengaruhi kesediaan melakukan vaksinasi HPV, seperti pengaruh sosial budaya dan tingkat pendidikan. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam alasan-alasan mengapa responden bersedia atau tidak bersedia melakukan vaksinasi HPV. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas program edukasi mengenai HPV dan vaksinasi HPV dalam meningkatkan kesadaran dan kesediaan masyarakat untuk melakukan vaksinasi. Dengan menggali lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi kesediaan vaksinasi HPV, diharapkan dapat dirumuskan strategi intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan cakupan vaksinasi HPV dan mengurangi angka kejadian kanker serviks di masyarakat.

  1. Pengalaman Komunikasi Penyandang Kanker Serviks dalam Pencarian Informasi Pengobatan di Jawa Barat |... doi.org/10.24198/jkk.v6i1.15388Pengalaman Komunikasi Penyandang Kanker Serviks dalam Pencarian Informasi Pengobatan di Jawa Barat doi 10 24198 jkk v6i1 15388
  2. Journal of Health Promotion and Behavior. journal health promotion behavior issn publisher masters program... thejhpb.com/index.php/thejhpbJournal of Health Promotion and Behavior journal health promotion behavior issn publisher masters program thejhpb index php thejhpb
Read online
File size308.94 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test