DDIPOLMANDDIPOLMAN

Alhaqiqa: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran IslamAlhaqiqa: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam

Budaya komunikasi adalah salah satu cara masyarakat untuk melakukan interaksi kepada orang lain atau dengan cara melakukan kebiasaan yang ada dimasyarakat misalnya degan melakukan ritual yang sudah menjadi kebiasaan orang tua dulu, jadi setiap budaya tersebut terdapat nilai - nilai sosial dan seni yang tinggi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dilakukan dengan metode atau pendekatan studi kasus sebagaimana menurut Robert K. Yin dalam bukunya Imam Gunawan studi kasus adalah sebuah metode penelitian yang secara khusus menyelidiki fenomena kontemporer yang terdapat dalam konteks kehidupan nyata, yang dilaksanakan ketika batasan - batasan antara fenomena dan konteksnya belum jelas, dengan menggunakan berbagai sumber data. Hasil peneliti ini menunjukkan bahwa budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentu dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya, dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, peristiwa itu membuktikan bahwa budaya dipelajari.

Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan, dapat diketahui bahwa Budaya atau kebudayaan merupakan manisfestasi gagasan dan pikiran serta kegiatan, baik yang abstrak maupun yang berbentuk bendawi, sekelompok manusia yang disebut atau menamakan.Berbagai alat sehari-hari, baik untuk keperluan hidup atau mencari nafkah maupun untuk keperluan upacara keagamaan, menjadi bukti yang menunjukkan bahwa sejak ribuan tahun wilayah tersebut telah dihuni oleh manusia kehidupan yang telah mengenal bermasyarakat yang terorganisasi.Sepanjang masanya, manusia melakukan komunikasi baik sejak dalam kandungan sampai menjelang kematiannya.Oleh itu komunikasi tidak bisa dipisahkan dari setiap individu yang hidup di bumi ini.Komunikasi juga merupakan hal yang paling penting bagi individu dalam interaksi.Kadang kala individu merasakan komunikasi tidak efektif, yang dikarenakan adanya salah penafsiran oleh si penerima pesan, dan kesalahan penafsiran tersebut dikarenakan persepsi oleh setiap individu yang berbeda-beda.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh teknologi informasi terhadap pola komunikasi tradisional masyarakat nelayan, seperti penggunaan media sosial dalam mempertahankan budaya lokal. Selain itu, perlu diteliti bagaimana integrasi pendidikan budaya ke dalam kurikulum sekolah di daerah pesisir dapat meningkatkan kesadaran generasi muda tentang nilai-nilai komunikasi tradisional. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran lembaga adat dalam memediasi konflik antarbudaya yang muncul akibat interaksi sosial di lingkungan nelayan modern.

Read online
File size326.31 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test