AMNUS BJMAMNUS BJM

Pena JangkarPena Jangkar

Sejarah Artikel: Diterima 16/06/2026, Disetujui 21/08/2026, Dipublikasikan 05/09/2026. Keywords: Keselamatan Kerja, Safety Induction, Crew Kapal. Keselamatan kerja di atas kapal merupakan aspek krusial dalam industri pelayaran yang memiliki tingkat risiko tinggi, seperti kebakaran, kecelakaan kerja, dan kondisi cuaca ekstrem. Salah satu upaya preventif yang vital adalah pelaksanaan safety induction, yaitu pengenalan awal tentang prosedur keselamatan kerja kepada awak kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejauh mana pelaksanaan safety induction telah diterapkan di PT. Patria Maritime Lines Cabang Banjarmasin serta mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi. Berdasarkan observasi dan wawancara, ditemukan beberapa kendala seperti latar belakang pendidikan crew yang beragam, hambatan bahasa, metode pelatihan yang monoton, dan terbatasnya waktu pelatihan akibat tekanan operasional. Oleh karena itu, penerapan safety induction yang efektif sangat diperlukan untuk membentuk budaya kerja yang aman, meningkatkan pemahaman terhadap risiko kerja, serta menekan angka kecelakaan di lingkungan maritim. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan kualitas pelatihan keselamatan kerja di sektor pelayaran.

Patria Maritime Lines Cabang Banjarmasin telah dilakukan dengan baik dan sistematis.Safety induction berperan penting dalam menurunkan risiko kecelakaan kerja dan membentuk budaya kerja yang aman dan tertib di lingkungan kapal.Meskipun pelaksanaannya masih menghadapi hambatan seperti keterbatasan waktu dan kesenjangan pemahaman antar crew, perusahaan telah berupaya mengatasinya melalui inovasi metode pelatihan dan evaluasi berkelanjutan.Untuk ke depan, disarankan agar perusahaan terus mengembangkan program safety induction dengan pendekatan yang lebih interaktif, serta memperkuat komunikasi lintas budaya agar semua crew dapat menerima pelatihan dengan optimal.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode pelatihan interaktif dalam meningkatkan pemahaman crew dengan latar belakang pendidikan beragam. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak hambatan bahasa terhadap penerapan safety induction di lingkungan kerja maritim multibudaya. Selanjutnya, pengembangan sistem evaluasi berkelanjutan yang terintegrasi dengan prosedur keselamatan kerja dapat menjadi arah penelitian untuk memastikan konsistensi penerapan safety induction dalam operasional kapal.

Read online
File size346.66 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test