USSUSS

JIMSTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan TeknologiJIMSTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi

Tunanetra adalah individu yang memiliki hambatan dalam penglihatan. Tunanetra dapat diklasifikasikan ke dalam dua golongan, yaitu: buta total (Blind) dan low vision. Menurut Kementerian Kesehatan RI, jumlah tunanetra di Indonesia adalah 1,5% dari seluruh penduduk. Jika saat ini penduduk indonesia berjumlah 2,5 juta, berarti, sekurang-kurangnya ada 3,750,000 tunanetra, baik kategori buta maupun lemah pengelihatan. Karena tunanetra memiliki keterbatasan dalam indra penglihatan maka untuk mobilitas tunanetra dapat menggunakan alat bantu berupa tongkat. Tongkat konvensional yang banyak digunakan adalah suatu tongkat yang lurus dan panjang yang dapat dilipat berbentuk tabung berbahan aluminium berongga dengan jari-jari luar 6 mm dan kerapatan 103 kg 2,7 md. Karena tongkat konvensional tunanetra masih memiliki banyak kekurangan dan dengan adanya pengembangan teknologi yang berupa sensor – sensor. Maka dibuat tongkat tunanetra dengan deteksi lubang dan genangan air berbasis arduino. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan tongkat tunanetra untuk mendeteksi lubang dan genangan air berbasis arduino. Metode pengumpulan data yang dilakukan terdiri dari studi literatur, perancangan alat, pembuatan alat, dan pengujian alat. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil saat tongkat bergerak maju, sensor berhasil mendeteksi adanya lubang dengan kedalaman 90cm - 140cm dan sensor juga berhasil mendeteksi dan memberikan peringatan adanya genangan air dengan kedalaman lebih dari 1cm.

Penelitian ini telah menghasilkan tongkat tunanetra dengan teknologi sensor untuk membantu kewaspadaan dan mobilitas tunanetra yang mampu mendeteksi objek pada jarak yang telah ditentukan dengan output berupa suara.Sensor berhasil mendeteksi lubang dengan jarak 90cm – 140cm.Sensor berhasil mendeteksi genangan air dengan kedalaman lebih dari 1cm.Teknik pengujian yang digunakan melibatkan berbagai pengukuran dengan menghitung nilai akhir menggunakan alat penggaris dan tampilan monitor.Tongkat dapat digunakan didalam ruangan maupun diluar ruangan.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem deteksi yang lebih akurat dengan memperbaiki sensitivitas sensor untuk lingkungan berbeda. Selain itu, dapat dikembangkan integrasi GPS untuk memberikan informasi navigasi tambahan bagi pengguna. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi IoT untuk menghubungkan alat dengan aplikasi mobile, sehingga pengguna dapat menerima notifikasi secara real-time. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan menambahkan fitur pengenalan suara untuk meningkatkan kenyamanan pengguna. Selain itu, studi tentang pengaruh cuaca ekstrem terhadap kinerja alat dapat dilakukan untuk meningkatkan ketahanan sistem. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengurangan biaya produksi untuk membuat alat lebih aksesibel bagi masyarakat luas.

Read online
File size407.47 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test