LEMHANNASLEMHANNAS
Jurnal Lemhannas RIJurnal Lemhannas RITujuan penelitian ini adalah menggambarkan sejauh mana pemilihan kepala daerah sementara oleh pemerintah pusat tidak berjalan sesuai prinsip konstitusi, demokrasi lokal, dan ketahanan nasional yang melalui kerangka Asta Gatra, tetapi lebih terjebak dalam politik dengan menawarkan model pemerintahan yang lebih akuntabel dan partisipatif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan tinjauan naratif dan analisis komparatif terhadap peraturan perundang-undangan, putusan Mahkamah Konstitusi, dan literatur akademik nasional maupun internasional untuk memetakan korelasi antara legitimasi hukum, desain institusi, dan stabilitas pemerintahan daerah. Temuan menunjukkan adanya kekosongan regulasi signifikan dalam sistem perekrutan kepala daerah sementara, terutama dalam pembatasan wewenang, pengawasan legislatif, transparansi seleksi, dan tanggung jawab kinerja. Ketidaksesuaian ini memengaruhi aspek politik, tata kelola, dan sosial Asta Gatra sehingga dapat menguras kekuatan legitimasi daerah dan ketahanan institusional. Ilustrasi negara seperti Jerman, India, dan Afrika Selatan menunjukkan bahwa dukungan untuk kepemimpinan sementara biasanya bersifat subjektif terhadap persetujuan legislatif dan pengawasan publik, dengan masa jabatan terbatas untuk jaminan demokratis.
Pemilihan kepala daerah sementara oleh pemerintah pusat tidak sesuai dengan prinsip demokrasi lokal dan ketahanan nasional yang diatur dalam UUD 1945.Regulasi yang ada masih memiliki celah hukum dan kurangnya partisipasi masyarakat serta transparansi.Perlu reformasi regulasi, keterlibatan DPRD, dan penguatan evaluasi publik untuk memastikan penunjukan kepala daerah sementara selaras dengan prinsip demokrasi substantif dan memperkuat otonomi daerah.Kebijakan yang dianjurkan menekankan pentingnya keseimbangan antara kepentingan administratif dan motivasi demokratis dalam tata kelola pemerintahan daerah.
1. Penelitian lebih lanjut tentang dampak partisipasi DPRD dalam proses seleksi kepala daerah sementara terhadap kualitas tata kelola demokratis. 2. Analisis perbandingan sistem perekrutan kepala daerah sementara di negara-negara berbasis dekentalisasi untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diterapkan di Indonesia. 3. Studi tentang efektivitas penerapan batas masa jabatan dan mekanisme evaluasi berkala terhadap kepala daerah sementara dalam meningkatkan ketahanan institusional daerah.
- Digitalisation of Islamic Economy and Maqasid Sharia for Social Resilience and Welfare | Jurnal Lemhannas... jurnal.lemhannas.go.id/index.php/jkl/en/article/view/1153Digitalisation of Islamic Economy and Maqasid Sharia for Social Resilience and Welfare Jurnal Lemhannas jurnal lemhannas go index php jkl en article view 1153
- Konstitusionalitas Peraturan Menteri Dalam Negeri: Studi Terhadap Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor... journal.uii.ac.id/Lex-Renaissance/article/view/30747Konstitusionalitas Peraturan Menteri Dalam Negeri Studi Terhadap Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor journal uii ac Lex Renaissance article view 30747
- Governance of Acting Regional Heads and Its Implications for National Resilience | Jurnal Lemhannas RI.... jurnal.lemhannas.go.id/index.php/jkl/en/article/view/1101Governance of Acting Regional Heads and Its Implications for National Resilience Jurnal Lemhannas RI jurnal lemhannas go index php jkl en article view 1101
| File size | 1.22 MB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
LEMHANNASLEMHANNAS Meskipun inisiatif pemerintah dan sektor swasta dalam program literasi digital telah berkembang, tantangan tetap ada dalam memastikan adopsi luas kebiasaanMeskipun inisiatif pemerintah dan sektor swasta dalam program literasi digital telah berkembang, tantangan tetap ada dalam memastikan adopsi luas kebiasaan
POLBENGPOLBENG Dalam bidang manufaktur dan teknik material, penggunaan media pendingin merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kualitas permukaan pada prosesDalam bidang manufaktur dan teknik material, penggunaan media pendingin merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kualitas permukaan pada proses
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA Penelitian ini menggunakan teori good and clean government dari Sedarmayanti. Terdapat empat aspek yaitu: transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat,Penelitian ini menggunakan teori good and clean government dari Sedarmayanti. Terdapat empat aspek yaitu: transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat,
ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER Penelitian ini menggunakan metode dengan pendekatan kualitatif. Kegiatan penelitian dilaksanakan di Kota Kendari dengan fokus Dinas Perhubungan ProvinsiPenelitian ini menggunakan metode dengan pendekatan kualitatif. Kegiatan penelitian dilaksanakan di Kota Kendari dengan fokus Dinas Perhubungan Provinsi
LEMHANNASLEMHANNAS Model peningkatan rantai nilai yang terintegrasi, baik hulu maupun hilir, serta penguatan institusi koperasi dan orientasi teknologinya, serta digitalisasiModel peningkatan rantai nilai yang terintegrasi, baik hulu maupun hilir, serta penguatan institusi koperasi dan orientasi teknologinya, serta digitalisasi
LEMHANNASLEMHANNAS Perubahan ini didorong oleh tantangan eksternal, terutama agresivitas China di Laut China Selatan, serta tantangan internal seperti keterbatasan anggaranPerubahan ini didorong oleh tantangan eksternal, terutama agresivitas China di Laut China Selatan, serta tantangan internal seperti keterbatasan anggaran
LEMHANNASLEMHANNAS Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana Konstitusi 1945 mendukung ketahanan nasional dan mengidentifikasi kesenjangan hukum yang membatasiTujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana Konstitusi 1945 mendukung ketahanan nasional dan mengidentifikasi kesenjangan hukum yang membatasi
UnnasUnnas 0 akan mempercepat perubahan sosial, ekonomi, dan kebijakan publik, sehingga pemerintah daerah harus menyesuaikan tata kelola, meningkatkan kapasitas sumber0 akan mempercepat perubahan sosial, ekonomi, dan kebijakan publik, sehingga pemerintah daerah harus menyesuaikan tata kelola, meningkatkan kapasitas sumber
Useful /
LEMHANNASLEMHANNAS Kolaborasi antara lembaga pemerintah, LSM, dan organisasi internasional telah meningkatkan koordinasi lintas sektoral, seperti kemitraan antara KementerianKolaborasi antara lembaga pemerintah, LSM, dan organisasi internasional telah meningkatkan koordinasi lintas sektoral, seperti kemitraan antara Kementerian
ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER Analisis Variance Decomposition mengonfirmasi bahwa volatilitas harga emas dan kebijakan moneter adalah kontributor eksternal paling dominan terhadap fluktuasiAnalisis Variance Decomposition mengonfirmasi bahwa volatilitas harga emas dan kebijakan moneter adalah kontributor eksternal paling dominan terhadap fluktuasi
LEMHANNASLEMHANNAS Penelitian masa depan harus mengeksplorasi kelayakan teknologi daur ulang kapal hijau dan kemitraan publik-swasta untuk meningkatkan keberlanjutan industri.Penelitian masa depan harus mengeksplorasi kelayakan teknologi daur ulang kapal hijau dan kemitraan publik-swasta untuk meningkatkan keberlanjutan industri.
LEMHANNASLEMHANNAS Temuan: Strategi utama untuk mengurangi tekanan eksternal meliputi disiplin fiskal, diversifikasi pasar ekspor, dan penguatan cadangan devisa. Selain itu,Temuan: Strategi utama untuk mengurangi tekanan eksternal meliputi disiplin fiskal, diversifikasi pasar ekspor, dan penguatan cadangan devisa. Selain itu,