LEMHANNASLEMHANNAS

Jurnal Lemhannas RIJurnal Lemhannas RI

Tujuan: Ketidakstabilan geopolitik global menciptakan ketidakpastian yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi Indonesia. Fenomena celah terjadi ketika kebijakan fiskal dan moneter pemerintah gagal memprediksi risiko eksternal, khususnya yang terkait fluktuasi harga energi, ketegangan perdagangan, dan dinamika politik regional. Studi ini bertujuan untuk memahami hubungan antara konflik geopolitik dan ketahanan ekonomi nasional. Metode: Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, mengandalkan studi pustaka, data sekunder, dan dokumen resmi. Temuan: Strategi utama untuk mengurangi tekanan eksternal meliputi disiplin fiskal, diversifikasi pasar ekspor, dan penguatan cadangan devisa. Selain itu, pengawasan fiskal ketat dan penegakan tata kelola publik penting untuk mencegah erosi struktur ekonomi akibat korupsi. Implikasi teoretis studi ini memperkaya perspektif Teori Prospect dengan menekankan bagaimana persepsi risiko dan pengambilan keputusan pemerintah membentuk arah kebijakan makroekonomi. Secara praktis, temuan ini memberikan referensi bagi pembuat kebijakan untuk merumuskan strategi antisipatif terhadap goncangan geopolitik.

Ketahanan ekonomi Indonesia menghadapi tantangan signifikan akibat ketidakstabilan geopolitik global.Fluktuasi harga minyak, depresiasi rupiah, dan beban fiskal menjadi faktor utama yang memengaruhi stabilitas ekonomi.Studi ini menunjukkan bahwa disiplin fiskal, diversifikasi energi, dan tata kelola yang baik merupakan kunci untuk menghadapi risiko geopolitik.Namun, keterbatasan penelitian ini terletak pada kurangnya analisis terhadap sektor mikro seperti UMKM dan kelompok miskin yang paling terdampak.Selain itu, faktor non-ekonomi seperti diplomasi dan keamanan belum sepenuhnya terintegrasi dalam analisis.

Penelitian lanjutan perlu mengkaji dampak risiko geopolitik pada sektor UMKM dan kelompok rentan di Indonesia, terutama dalam konteks fluktuasi harga energi. Selain itu, studi tentang peran energi terbarukan dalam mengurangi ketergantungan pada impor minyak dapat menjadi arah baru untuk memperkuat ketahanan ekonomi. Terakhir, penelitian tentang efektivitas kebijakan fiskal dalam menghadapi ketidakstabilan global, khususnya dalam konteks tata kelola publik yang transparan dan akuntabel, perlu dikembangkan untuk memperkuat kerangka kebijakan nasional.

  1. International Journal of Financial, Accounting, and Management | International Journal of Financial,... doi.org/10.35912/ijfam.v1i4.154International Journal of Financial Accounting and Management International Journal of Financial doi 10 35912 ijfam v1i4 154
  2. Geopolitical Conflict and Indonesia’s Economic Stability | Jurnal Lemhannas RI. geopolitical conflict... jurnal.lemhannas.go.id/index.php/jkl/en/article/view/1132Geopolitical Conflict and IndonesiaAos Economic Stability Jurnal Lemhannas RI geopolitical conflict jurnal lemhannas go index php jkl en article view 1132
  3. Pengaruh Inflasi, Kurs, dan Harga Emas Terhadap Penyaluran Rahn (Studi Pada Bank Syariah Mandiri) | Jurnal... doi.org/10.29040/jiei.v7i2.2411Pengaruh Inflasi Kurs dan Harga Emas Terhadap Penyaluran Rahn Studi Pada Bank Syariah Mandiri Jurnal doi 10 29040 jiei v7i2 2411
Read online
File size1.15 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test