LEMHANNASLEMHANNAS
Jurnal Lemhannas RIJurnal Lemhannas RIPenelitian ini menyelidiki peran hukum konstitusi Indonesia dalam memupuk ketahanan nasional di tengah tantangan global yang berkembang, termasuk pandemi, perubahan iklim, dan ancaman siber. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana Konstitusi 1945 mendukung ketahanan nasional dan mengidentifikasi kesenjangan hukum yang membatasi efektivitasnya. Penelitian juga mengeksplorasi reformasi konstitusional potensial untuk meningkatkan kesiapan dan kapasitas respons Indonesia terhadap risiko modern.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Konstitusi Indonesia menyediakan fondasi hukum yang kuat untuk ketahanan, dengan menekankan kedaulatan negara, hak asasi manusia, kesejahteraan sosial, dan stabilitas pemerintahan.Namun, kesenjangan tetap ada, terutama dalam menangani keamanan digital, ketahanan iklim, dan ancaman lintas negara.Ketidakhadiran ketentuan konstitusional yang jelas tentang masalah-masalah ini, ditambah dengan mekanisme penegakan yang lemah, membatasi kemampuan Indonesia untuk mengantisipasi dan merespons secara efektif.Penelitian ini merekomendasikan amandemen konstitusional untuk memasukkan ketahanan siber, adaptasi perubahan iklim, dan kesiapan pandemi, sambil memperkuat pengawasan yudisial dan partisipasi publik dalam reformasi hukum.
Untuk meningkatkan ketahanan nasional, perlu dilakukan reformasi konstitusional yang berfokus pada ketahanan. Amandemen konstitusional dapat memasukkan ketentuan yang jelas tentang keamanan siber, adaptasi perubahan iklim, dan kesiapan pandemi. Selain itu, penguatan pengawasan yudisial dan partisipasi publik dalam proses reformasi hukum dapat membantu memastikan bahwa ketentuan konstitusional diterjemahkan menjadi kebijakan dan praktik yang dapat diterapkan. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada efektivitas implementasi ketentuan konstitusional dalam menghadapi tantangan global, serta peran lembaga-lembaga dalam koordinasi dan respons terhadap krisis. Dengan menggabungkan pendekatan komparatif dan analisis yuridis, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang peran hukum konstitusi dalam mendukung ketahanan nasional di Indonesia.
- Cyber Security and Middle Power Diplomacy: A Network Perspective. cyber security middle power diplomacy... doi.org/10.14731/kjis.2014.12.12.2.323Cyber Security and Middle Power Diplomacy A Network Perspective cyber security middle power diplomacy doi 10 14731 kjis 2014 12 12 2 323
- The Role of Indonesian Constitutional Law in Sustaining National Resilience Amid Global Challenges |... doi.org/10.55960/jlri.v12i4.957The Role of Indonesian Constitutional Law in Sustaining National Resilience Amid Global Challenges doi 10 55960 jlri v12i4 957
- Critical Review of the Urgency of Strengthening the Implementation of Cyber Security and Resilience in... journal.unnes.ac.id/sju/index.php/lslr/article/view/38197Critical Review of the Urgency of Strengthening the Implementation of Cyber Security and Resilience in journal unnes ac sju index php lslr article view 38197
| File size | 1.16 MB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
LEMHANNASLEMHANNAS Namun, temuan ini menunjukkan bahwa tata kelola keuangan desa harus dipahami sebagai proses institusional yang saling terhubung, di mana akuntabilitas,Namun, temuan ini menunjukkan bahwa tata kelola keuangan desa harus dipahami sebagai proses institusional yang saling terhubung, di mana akuntabilitas,
POLBENGPOLBENG Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan secara statistik antara kekasaran permukaan baja ST 37 yang menggunakan campuran minyakHasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan secara statistik antara kekasaran permukaan baja ST 37 yang menggunakan campuran minyak
UNWIDHAUNWIDHA Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada guru, khususnya di SDNU Pemanahan, mengenai konsep Tri Nga Ki Hajar Dewantara. KonsepTujuan penulisan artikel ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada guru, khususnya di SDNU Pemanahan, mengenai konsep Tri Nga Ki Hajar Dewantara. Konsep
LEMHANNASLEMHANNAS Pendekatan kualitatif deskriptif-analitis digunakan dengan memeriksa catatan sejarah, prinsip konstitusional, dan kerangka geostrategi yang terkait denganPendekatan kualitatif deskriptif-analitis digunakan dengan memeriksa catatan sejarah, prinsip konstitusional, dan kerangka geostrategi yang terkait dengan
LEMHANNASLEMHANNAS Analisis kualitatif terhadap teks sejarah dan interpretasi ulama menunjukkan bahwa metode seperti penilaian risiko prediktif, penyimpanan biji-bijian strategis,Analisis kualitatif terhadap teks sejarah dan interpretasi ulama menunjukkan bahwa metode seperti penilaian risiko prediktif, penyimpanan biji-bijian strategis,
LEMHANNASLEMHANNAS Penerapan RS dan GIS memungkinkan pengumpulan, analisis, dan visualisasi data spasial yang krusial untuk sektor bencana, pelestarian lingkungan, perencanaanPenerapan RS dan GIS memungkinkan pengumpulan, analisis, dan visualisasi data spasial yang krusial untuk sektor bencana, pelestarian lingkungan, perencanaan
UMPOUMPO Hal ini terlihat dari kualifikasi hasil penelitian pada seluruh sila Pancasila yang memiliki kualifikasi sangat baik, kecuali pada item pernyataan keteladananHal ini terlihat dari kualifikasi hasil penelitian pada seluruh sila Pancasila yang memiliki kualifikasi sangat baik, kecuali pada item pernyataan keteladanan
UnnasUnnas Penggunaan listrik yang berlebihan menjadi suatu hambatan pada suatu kegiatan yang ada dalam bangunan. Maka dari itu, perlu adanya penghematan penggunaanPenggunaan listrik yang berlebihan menjadi suatu hambatan pada suatu kegiatan yang ada dalam bangunan. Maka dari itu, perlu adanya penghematan penggunaan
Useful /
LEMHANNASLEMHANNAS Analisis ini mengeksplorasi bagaimana kolaborasi strategis, harmonisasi hukum, dan pertukaran intelijen meningkatkan ketahanan siber sambil mengidentifikasiAnalisis ini mengeksplorasi bagaimana kolaborasi strategis, harmonisasi hukum, dan pertukaran intelijen meningkatkan ketahanan siber sambil mengidentifikasi
LEMHANNASLEMHANNAS Kepemimpinan nasional berorientasi Nusantara memperkuat ketahanan nasional melalui integrasi inklusivitas, keadilan, dan keberlanjutan dalam kerangka AstaKepemimpinan nasional berorientasi Nusantara memperkuat ketahanan nasional melalui integrasi inklusivitas, keadilan, dan keberlanjutan dalam kerangka Asta
UMPOUMPO Program KKN-T yang terintegrasi dengan civic engagement berhasil meningkatkan kepekaan sosial dan partisipasi mahasiswa dalam menyelesaikan isu masyarakat.Program KKN-T yang terintegrasi dengan civic engagement berhasil meningkatkan kepekaan sosial dan partisipasi mahasiswa dalam menyelesaikan isu masyarakat.
UMPOUMPO Wayang multi-level linguistic menjadi media pendidikan karakter sebagai rujukan bagi tenaga pendidik (guru) dan peserta didik (siswa) pada lembaga pendidikanWayang multi-level linguistic menjadi media pendidikan karakter sebagai rujukan bagi tenaga pendidik (guru) dan peserta didik (siswa) pada lembaga pendidikan