LEMHANNASLEMHANNAS

Jurnal Lemhannas RIJurnal Lemhannas RI

Abstract: Studi ini mengeksplorasi peran kritis Remote Sensing (RS) dan Geographic Information Systems (GIS) dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan memperkuat ketahanan nasional. Tujuan penelitian ini adalah menyoroti orisinalitas dan signifikansi RS dan GIS sebagai alat strategis untuk pengumpulan, analisis, dan visualisasi data spasial. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan tinjauan literatur dan studi kasus. Penelitian mengevaluasi penerapan RS dan GIS di berbagai sektor, termasuk mitigasi bencana, pelestarian lingkungan, dan optimisasi sumber daya. Temuan menunjukkan bahwa RS dan GIS secara signifikan berkontribusi pada SDGs dengan memfasilitasi tindakan terkait perubahan iklim, konservasi keanekaragaman hayati, distribusi sumber daya yang adil, dan pengurangan kemiskinan. Selain itu, RS dan GIS memperkuat ketahanan nasional melalui optimisasi ekonomi, mitigasi bencana ekologis, penyelesaian konflik, dan pemantauan area strategis. Studi ini menekankan peran integratif RS dan GIS dalam menyelaraskan SDGs dan tujuan ketahanan nasional, menawarkan implikasi praktis untuk pengambilan keputusan di berbagai sektor. Hasilnya memberikan dasar bagi pengambil kebijakan dan praktisi untuk memanfaatkan RS dan GIS untuk pembangunan holistik dan berkelanjutan.

RS dan GIS berkontribusi signifikan terhadap pencapaian SDGs dan penguatan ketahanan nasional.Penerapan RS dan GIS memungkinkan pengumpulan, analisis, dan visualisasi data spasial yang krusial untuk sektor bencana, pelestarian lingkungan, perencanaan kota, dan pemantauan area strategis.Dalam konteks SDGs, RS dan GIS memainkan peran vital dalam mengatasi perubahan iklim, menjaga keanekaragaman hayati, menjamin distribusi sumber daya pendidikan yang adil, dan mengurangi kemiskinan.Teknologi ini menawarkan pendekatan berbasis bukti yang memungkinkan pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan mengembangkan strategi yang lebih terarah dan efektif untuk pembangunan berkelanjutan.Di luar kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, RS dan GIS menjadi alat kritis dalam meningkatkan ketahanan nasional dengan memungkinkan pemantauan risiko bencana, manajemen sumber daya, dan perencanaan infrastruktur yang esensial untuk stabilitas ekonomi dan keamanan.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan integrasi kecerdasan buatan (AI) dengan teknologi Remote Sensing dan GIS untuk meningkatkan analisis spasial otomatis dan pemodelan prediktif. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan sistem pemantauan partisipatif masyarakat untuk memperkuat keterlibatan lokal dalam pengelolaan sumber daya alam. Kedua, pengembangan kerangka kebijakan yang lebih inklusif untuk tata kelola data geospasial dapat menjadi fokus penelitian untuk mengatasi tantangan akses data dan standarisasi. Penelitian ini juga dapat mengevaluasi efektivitas teknologi RS dan GIS dalam menghadapi ancaman geopolitik dan perubahan iklim di wilayah pesisir. Terakhir, studi tentang penggunaan GIS dalam memperkuat koordinasi antar lembaga selama bencana dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan respons krisis yang lebih efisien.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s10661-019-7996-9Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s10661 019 7996 9
  2. The Role of Remote Sensing and GIS in Sustainable Development and National Resilience | Jurnal Lemhannas... jurnal.lemhannas.go.id/index.php/jkl/en/article/view/966The Role of Remote Sensing and GIS in Sustainable Development and National Resilience Jurnal Lemhannas jurnal lemhannas go index php jkl en article view 966
Read online
File size1.33 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test