LEMHANNASLEMHANNAS

Jurnal Lemhannas RIJurnal Lemhannas RI

Tujuan: Studi ini mengevaluasi tantangan Indonesia dalam mengembangkan praktik daur ulang kapal yang aman dan ramah lingkungan sesuai dengan regulasi nasional dan Konvensi Hong Kong. Studi ini mengidentifikasi ketidaksesuaian antara regulasi yang ada dan praktik industri saat ini, serta mengusulkan rekomendasi untuk perbaikan. Desain Studi/Metode: Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan meninjau literatur secara komprehensif. Ini melibatkan analisis regulasi daur ulang kapal nasional dan internasional serta mengevaluasi praktik daur ulang kapal Indonesia untuk mematuhi standar keselamatan dan lingkungan. Temuan: Masih terdapat celah regulasi signifikan dalam industri daur ulang kapal Indonesia, dengan praktik berbahaya yang umum seperti beaching dan manajemen limbah yang tidak memadai, yang menimbulkan risiko besar bagi pekerja dan lingkungan. Infrastruktur yang tidak memadai dan penegakan hukum yang lemah memperparah masalah ini, menunjukkan kebutuhan mendesak untuk reformasi regulasi. Originalitas: Studi ini menekankan pentingnya modernisasi daur ulang kapal sebagai bagian dari penguatan ketahanan nasional Indonesia melalui kerangka Astagatra, termasuk Geografi (perlindungan territorial maritim), Demografi (keselamatan pekerja galangan kapal), Sumber Daya Alam (limbah berbahaya dan daur ulang material), serta dimensi Pancagatra ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan, dan keamanan. Penelitian ini menawarkan wawasan asli tentang sektor daur ulang kapal Indonesia, menyoroti kebutuhan mendesak untuk modernisasi fasilitas, peningkatan penegakan hukum, dan keselarasan regulasi dengan standar internasional. Penelitian masa depan harus mengeksplorasi kelayakan teknologi daur ulang kapal hijau dan kemitraan publik-swasta untuk meningkatkan keberlanjutan industri.

Industri daur ulang kapal Indonesia masih menghadapi celah signifikan antara regulasi dan praktik lapangan.Penerapan konvensi internasional dan peningkatan kesadaran akan memperkuat keberlanjutan dan keselamatan.Perlu adanya koordinasi antar lembaga dan investasi dalam teknologi ramah lingkungan untuk mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan pekerja.

1. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas teknologi daur ulang kapal hijau dalam mengurangi limbah berbahaya. 2. Analisis peran penegakan hukum dalam memastikan kepatuhan terhadap standar internasional di galangan kapal Indonesia. 3. Pengkajian kemitraan publik-swasta dalam pengembangan infrastruktur daur ulang kapal yang berkelanjutan, dengan fokus pada pengurangan risiko lingkungan dan peningkatan keselamatan kerja.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s11804-025-00631-6Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s11804 025 00631 6
  2. The Reorientation of Indonesia’s Maritime Fulcrum in Addressing Shifting Priorities and Strategic... jurnal.lemhannas.go.id/index.php/jkl/en/article/view/967The Reorientation of IndonesiaAos Maritime Fulcrum in Addressing Shifting Priorities and Strategic jurnal lemhannas go index php jkl en article view 967
  3. "A Review on Ship Recycling Industry in Bangladesh" by Ahammad Abdullah, Zobair Ibn Awal et... doi.org/10.15351/2373-8456.1165A Review on Ship Recycling Industry in Bangladesh by Ahammad Abdullah Zobair Ibn Awal et doi 10 15351 2373 8456 1165
  4. Waste and hazardous material handling at green ship recycling facilities | Maritime Technology and Research.... so04.tci-thaijo.org/index.php/MTR/article/view/268423Waste and hazardous material handling at green ship recycling facilities Maritime Technology and Research so04 tci thaijo index php MTR article view 268423
Read online
File size514.6 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test