LEMHANNASLEMHANNAS

Jurnal Lemhannas RIJurnal Lemhannas RI

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana akun Instagram @kementerianpu mengkomodifikasi pesan energi baru dan terbarukan (NRE) melalui representasi verbal dan visual, dan bagaimana komunikasi ini berkaitan dengan ketahanan nasional.

Penelitian ini menemukan bahwa akun @kementerianpu mengkomodifikasi pesan energi baru dan terbarukan (NRE) dengan mengubah informasi kebijakan energi teknis menjadi konten yang ringkas dan terorganisir secara visual yang sesuai dengan logika perhatian media sosial.Terminologi yang disederhanakan, fotografi infrastruktur, simbol keberlanjutan, konsistensi warna, merek institusi, dan komposisi karusel meningkatkan aksesibilitas kebijakan energi terbarukan sambil menghubungkan energi terbarukan dengan pembangunan infrastruktur dan keberlanjutan lingkungan.Komodifikasi visual menciptakan nilai perhatian, sedangkan representasi multimodal membangun makna kebijakan melalui interaksi antara elemen verbal dan visual.Komentar penonton yang terlihat menggambarkan bentuk respons tetapi tidak mewakili persepsi publik yang lebih luas atau efektivitas komunikasi.Dari perspektif Asta Gatra, komunikasi ini berkaitan langsung dengan ketahanan politik dan sociocultural melalui visibilitas kebijakan, pemahaman publik, legitimasi institusional, dan partisipasi, sedangkan konten energi terbarukan berhubungan lebih langsung dengan ketahanan sumber daya alam dan ekonomi melalui diversifikasi energi, penggunaan sumber daya yang berkelanjutan, pasokan energi yang aman, dan dukungan untuk pembangunan nasional.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk membandingkan komodifikasi visual dan representasi multimodal di berbagai akun media sosial pemerintah dan platform digital. Penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menganalisis tren dan perubahan dalam komunikasi energi terbarukan. Selain itu, studi yang menyelidiki bagaimana penonton menginterpretasikan komunikasi energi terbarukan melalui survei, wawancara, diskusi kelompok fokus, atau eksperimen dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang efektivitas komunikasi dan penerimaan kebijakan. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat menilai secara langsung bagaimana komunikasi publik digital berinteraksi dengan dimensi sumber daya alam, ekonomi, politik, dan sociocultural dari Asta Gatra dalam mendukung tata kelola transisi energi dan ketahanan nasional.

  1. Commodifying Renewable Energy Communication for Indonesia’a National Resilience | Jurnal Lemhannas... doi.org/10.55960/jlri.v13i2.1246Commodifying Renewable Energy Communication for IndonesiaAoa National Resilience Jurnal Lemhannas doi 10 55960 jlri v13i2 1246
  2.  . 0 mdpi.com/1996-1073/16/17/6183A 0 mdpi 1996 1073 16 17 6183
  3. Energy Transition? Yes, Please! - The Discussion about Energy Transition on Instagram | Research Square.... doi.org/10.21203/rs.3.rs-3899890/v1Energy Transition Yes Please The Discussion about Energy Transition on Instagram Research Square doi 10 21203 rs 3 rs 3899890 v1
Read online
File size782.13 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test