LEMHANNASLEMHANNAS

Jurnal Lemhannas RIJurnal Lemhannas RI

Tinjauan ini memeriksa bagaimana inklusi keuangan digital dapat mendukung ketahanan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta relevansinya terhadap agenda pembangunan Asta Cita Indonesia dan ketahanan ekonomi. Tinjauan ini menjelaskan bagaimana sumber daya keuangan digital dapat berkembang menjadi kemampuan organisasi yang memungkinkan UMKM untuk menyerap gangguan, menyesuaikan operasi, mengubah model bisnis, dan mempertahankan kelangsungan hidup jangka panjang.

Tinjauan sintesis menunjukkan bahwa inklusi keuangan digital dapat mendukung ketahanan UMKM yang berkelanjutan ketika sumber daya keuangan, informasi, dan hubungan dikonversi menjadi kemampuan organisasi.Akses likuiditas, visibilitas transaksional, informasi manajerial, dan konektivitas ekosistem mendukung kemampuan sensing, seizing, dan reconfiguring, yang mendasari ketahanan absorptif, adaptif, dan transformatif.Hubungan ini tetap tergantung pada literasi keuangan, karakteristik perusahaan, infrastruktur, dukungan institusional, kesiapan regulasi, dan kepercayaan.Dalam kerangka Asta Gatra, kontribusi terkuat terletak pada dimensi ekonomi melalui kelangsungan bisnis, pemeliharaan tenaga kerja, aktivitas produktif, dan adaptasi pasar.Selaras dengan Asta Cita, keuangan digital dapat mempromosikan kewirausahaan, penciptaan nilai, pengembangan desa, kesetaraan regional, pengurangan kemiskinan, dan praktik bisnis berkelanjutan.

Untuk memperkuat ketahanan UMKM, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan strategi yang berfokus pada peningkatan literasi keuangan dan kemampuan digital. Studi empiris dapat mengeksplorasi bagaimana intervensi ini dapat meningkatkan kemampuan organisasi UMKM dalam memanfaatkan sumber daya keuangan digital secara efektif. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran infrastruktur yang interoperabel, perlindungan konsumen, dan resolusi sengketa dalam menciptakan lingkungan yang mendukung untuk konversi sumber daya keuangan digital menjadi ketahanan UMKM yang berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana inklusi keuangan digital dapat memperkuat ketahanan UMKM dan berkontribusi pada agenda pembangunan Asta Cita Indonesia.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/10.1007/s40685-019-0085-7Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer 10 1007 s40685 019 0085 7
  2. Open Knowledge Repository. open knowledge repository doi.org/10.1596/1813-9450-8040Open Knowledge Repository open knowledge repository doi 10 1596 1813 9450 8040
Read online
File size440.38 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test