POLBENGPOLBENG

INOVTEK - SERI MESININOVTEK - SERI MESIN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi proses pembakaran oli bekas sebagai bahan bakar alternatif pada kompor tiga tungku untuk alat destilasi daun galam. Pemanfaatan oli bekas diharapkan dapat menjadi solusi energi yang ekonomis sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah oli. Metode penelitian dilakukan dengan variasi bukaan valve sebesar 30°, 35°, dan 40°, di mana setiap variasi diukur konsumsi bahan bakar, suhu pembakaran, dan efisiensi termal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan bukaan valve berpengaruh signifikan terhadap efisiensi pembakaran. Efisiensi terendah terjadi pada bukaan valve 30° akibat suplai bahan bakar dan udara yang terbatas. Efisiensi meningkat pada bukaan 35° karena pencampuran udara dan bahan bakar lebih optimal, menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna. Bukaan 40° memberikan efisiensi tertinggi pada seluruh tungku (sekitar 32–33%), namun menimbulkan masalah peluapan oli bekas akibat laju aliran bahan bakar yang melebihi kapasitas pembakaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa oli bekas dapat dimanfaatkan secara efektif sebagai bahan bakar alternatif pada proses destilasi daun galam, dengan bukaan valve 35° direkomendasikan sebagai pengaturan optimal untuk mencapai efisiensi tinggi sekaligus menjaga kestabilan dan keamanan operasi.

Pengaturan bukaan valve memengaruhi konsumsi bahan bakar, suhu, dan energi pembakaran oli bekas.Bukaan 35° memberikan pembakaran paling stabil dan efisien pada proses destilasi daun galam, dengan suhu 642°C, aliran bahan bakar dan udara seimbang, serta pembakaran lebih sempurna.579 kJ) namun boros bahan bakar dan berisiko peluapan, sedangkan bukaan 30° menghasilkan efisiensi terendah akibat suplai bahan bakar terbatas.Pengaturan bukaan valve yang direkomendasikan adalah 35° untuk keseimbangan efisiensi, keamanan, dan kestabilan operasi.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem injeksi bahan bakar yang lebih presisi untuk mengoptimalkan rasio udara-bahan bakar dan mengurangi emisi berbahaya. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi penggunaan katalis dalam proses pembakaran untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak lingkungan. Penelitian juga dapat melibatkan studi tentang dampak jangka panjang penggunaan oli bekas pada material kompor, serta pengembangan desain kompor yang lebih tahan lama dan hemat energi.

Read online
File size320.68 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test