UNESAUNESA

Jurnal Rekayasa MesinJurnal Rekayasa Mesin

Pada industri manufaktur telah mengalami perkembangan pesat salah satunya dengan mesin bor, baik konvensional maupun semi otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan material benda kerja terhadap waktu proses pengerjaan menggunakan mesin bor semi otomatis. berikutnya pengaruh kecepatan putaran dan biaya pengerjaan serta variasi putaran mesin terhadap material benda kerja mesin bor semi otomatis. Metode eksperimen yang digunakan untuk menentukan data dan menganalisis dari variasi putaran mesin dan diameter mata bor terhadap waktu dan biaya pengerjaan pada material benda kerja yang diuji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan mata bor HSS berdiameter 5 mm pada kecepatan putaran hingga 1919 Rpm menghasilkan waktu pengerjaan dan biaya yang berbeda. Aluminium 6063 dengan rata-rata waktu pengerjaan 32,3 detik dan biaya Rp 96,64, Baja ST 37 dengan rata-rata waktu pengerjaan 79,5 detik dan biaya Rp 193, dan stainless stell 304 tidak ada hasil waktu dan biaya dikarenakan mata bor mengalami patah dan tidak disarankan material tersebut.

Kecepatan putaran spindel mesin dan diameter mata bor memberikan pengaruh hasil waktu pengerjaan Mesin Bor Semi Otomatis KTK LGT-360, dimana waktu rata-rata pengerjaan relatif cepat didapatkan pada kecepatan putaran 1919 Rpm dengan diameter mata bor 5 mm pada material benda kerja Baja ST 37 dan Alumunium 6063.Biaya pengerjaan yang terjangkau pada mesin bor semi-otomatis KTK LGT-360 didapatkan dari kecepatan optimal transmisi pulley pertama 1919 Rpm pada benda uji dengan biaya terjangkau terdapat pada material benda kerja Aluminium 6063.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh jenis pelumas yang digunakan dalam proses pengeboran terhadap waktu pengerjaan dan kualitas permukaan benda kerja, terutama pada material stainless steel yang cenderung sulit dikerjakan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada optimasi parameter pengeboran, seperti kecepatan putaran, kecepatan makan, dan diameter mata bor, dengan menggunakan metode statistik atau simulasi untuk mendapatkan kombinasi parameter yang paling efisien dan menghasilkan biaya terendah. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh variasi jenis mata bor, seperti mata bor berlian atau mata bor karbida, terhadap waktu pengerjaan dan kualitas lubang pada berbagai jenis material benda kerja, termasuk material yang sangat keras atau memiliki sifat khusus.

  1. Pengaruh Proses Heat Treatment (Quenching dan Tempering) Terhadap Kekerasan dan Struktur Mikro Baja Karbon... doi.org/10.32672/jse.v9i1.791Pengaruh Proses Heat Treatment Quenching dan Tempering Terhadap Kekerasan dan Struktur Mikro Baja Karbon doi 10 32672 jse v9i1 791
  2. Analisa Pengaruh Penggunaan Pahat Jenis HSS dan Variasi Putaran Pada Proses Pembubutan Baja S45C Terhadap... ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/g-tech/article/view/1832Analisa Pengaruh Penggunaan Pahat Jenis HSS dan Variasi Putaran Pada Proses Pembubutan Baja S45C Terhadap ejournal uniramalang ac index php g tech article view 1832
Read online
File size431.93 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test