UNIVERSITASPUTRABANGSAUNIVERSITASPUTRABANGSA

Jurnal Ilmiah Akuntansi dan KeuanganJurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan

Di tengah kekurangan tenaga kerja global dan tingginya tingkat pergantian karyawan, CV SN JAYA PRIMA, sebuah perusahaan manufaktur kayu, menunjukkan kondisi yang berbeda. Tidak seperti tren global, perusahaan ini mengalami pergantian karyawan yang rendah, dengan tenaga kerja yang lebih sehat, produktif, dan berkomitmen jangka panjang. Studi ini menyelidiki hubungan antara kesejahteraan, motivasi kerja dan kepuasan kerja, dengan menggunakan model PERMA (Emosi Positif, Keterlibatan, Hubungan, Makna, dan Prestasi) serta Teori Dua Faktor Herzberg (faktor higienis dan motivasi). Pendekatan kuantitatif digunakan dalam studi kasus terhadap 225 karyawan CV SN JAYA PRIMA. Analisis regresi melalui SPSS menunjukkan bahwa kesejahteraan dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Hasil ini menekankan pentingnya membangun kesejahteraan dan motivasi sebagai upaya meningkatkan kepuasan kerja dan retensi karyawan. Keberhasilan perusahaan ini memberikan wawasan bagi industri lain dalam mengatasi tantangan retensi tenaga kerja.

Penelitian ini mengkaji dampak kesejahteraan karyawan dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja pada perusahaan manufaktur kayu CV SN JAYA PRIMA.Temuan menunjukkan bahwa baik kesejahteraan karyawan maupun motivasi kerja secara signifikan memengaruhi kepuasan kerja, dengan motivasi kerja memberikan pengaruh yang sedikit lebih kuat.Penelitian ini menekankan bahwa organisasi yang ingin meningkatkan retensi dan kinerja karyawan sebaiknya menerapkan pendekatan seimbang yang mengintegrasikan inisiatif kesejahteraan serta strategi berbasis motivasi.Dengan demikian, perusahaan di sektor manufaktur dapat menciptakan tenaga kerja yang lebih puas, terlibat, dan berkomitmen, yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas serta keberhasilan organisasi jangka panjang.

Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan desain longitudinal dan metode campuran (survei, wawancara, dan observasi) untuk menguji hubungan kausal antara masing‑masing dimensi PERMA dan kepuasan kerja, sehingga mengurangi bias data swabel. Selanjutnya, studi dapat memfokuskan analisis pada tiap komponen PERMA, khususnya emosi positif, menggunakan kerangka Job Demands‑Resources (JD‑R) untuk memahami bagaimana sumber daya pribadi dan pekerjaan memediasi pengaruh kesejahteraan terhadap motivasi dan kepuasan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran budaya organisasi dan gaya kepemimpinan dalam memperkuat motivasi kerja serta kesejahteraan karyawan pada industri manufaktur kayu, dengan membandingkan perusahaan dengan tingkat turnover yang berbeda untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi secara luas.

  1. Psychometric properties of the PERMA Profiler for measuring wellbeing in Australian adults | PLOS One.... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0225932Psychometric properties of the PERMA Profiler for measuring wellbeing in Australian adults PLOS One journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0225932
  2. How Do Rewards and Management Styles Influence the Motivation to Share Knowledge? by Mie Harder :: SSRN.... papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=1098881How Do Rewards and Management Styles Influence the Motivation to Share Knowledge by Mie Harder SSRN papers ssrn sol3 papers cfm abstract id 1098881
  3. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037//0003-066x.56.3.218APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0003 066x 56 3 218
  1. #sustainable development#sustainable development
  2. #intellectual capital#intellectual capital
Read online
File size423.58 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1CA
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test