UntikaUntika

SIPARSTIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu TeknikSIPARSTIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik

Perkembangan wilayah Kecamatan Toili di Kabupaten Banggai menunjukkan peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas sosial keagamaan yang cukup signifikan. Namun, belum terdapat fasilitas keislaman yang mampu mewadahi berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial masyarakat secara terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Islamic Center dengan pendekatan arsitektur ekologis, yaitu konsep perancangan yang memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif, melalui analisis tapak, iklim, vegetasi, orientasi bangunan, serta kebutuhan ruang pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip arsitektur ekologi seperti pemanfaatan energi alami, sistem ventilasi silang, pengelolaan air hujan, dan penggunaan material lokal mampu mewujudkan bangunan yang hemat energi dan ramah lingkungan. Konsep desain tekanan pada integrasi antara fungsi ibadah, pendidikan, dan sosial dengan tata ruang yang terbuka dan hijau. Dengan demikian, Islamic Center di Kecamatan Toili diharapkan menjadi pusat aktivitas keislaman yang berkelanjutan dan mampu menjadi ikon religi dan ekologis di wilayah Banggai.

Penerapan arsitektur ekologis mampu menciptakan bangunan yang adaptif terhadap iklim tropis, efisien energi, dan ramah lingkungan.Konsep desain yang mengintegrasikan fungsi ibadah, pendidikan, sosial, dan ruang terbuka hijau berhasil menyesuaikan kebutuhan pengguna dengan karakteristik tapak.Penggunaan material lokal, ventilasi silang, orientasi bangunan yang tepat, serta elemen udara dan vegetasi memberikan kenyamanan termal dan visual bagi penghuni.Islamic Center yang dirancang dapat menjadi pusat aktivitas keislaman yang berkelanjutan sekaligus ikon keagamaan dan ekologis di Kecamatan Toili.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada studi mendalam mengenai efektivitas berbagai material lokal dalam meredam panas dan menjaga kualitas udara di dalam bangunan Islamic Center, sehingga dapat dioptimalkan penggunaannya untuk menciptakan lingkungan ibadah yang lebih nyaman dan sehat. Selain itu, perlu dilakukan penelitian mengenai potensi integrasi sistem energi terbarukan seperti panel surya dan turbin angin skala kecil untuk memenuhi kebutuhan energi Islamic Center secara mandiri, sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional. Terakhir, studi komparatif mengenai desain Islamic Center di berbagai wilayah dengan iklim tropis dapat dilakukan untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam penerapan arsitektur ekologis, yang kemudian dapat diadopsi dan dimodifikasi sesuai dengan konteks lokal di Kecamatan Toili, sehingga tercipta model Islamic Center yang berkelanjutan dan inspiratif.

  1. Perencanaan Islamic Center Di Kecamatan Toili Dengan Pendekatan Arsitektur Ekologis | SIPARSTIKA: Jurnal... ojs.untika.ac.id/index.php/siparstika/article/view/1270Perencanaan Islamic Center Di Kecamatan Toili Dengan Pendekatan Arsitektur Ekologis SIPARSTIKA Jurnal ojs untika ac index php siparstika article view 1270
Read online
File size726.35 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test