POLBENGPOLBENG

INOVTEK - SERI MESININOVTEK - SERI MESIN

Industri kecil furnitur berbahan kayu memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, namun sering menghadapi kendala teknis, khususnya dalam aspek perawatan mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem perawatan mesin pembelah kayu di Toko Niaga Baru, Padang Pariaman, yang masih menggunakan pendekatan korektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan studi kasus, melalui pengumpulan data operasional, wawancara, dan dokumentasi teknis. Pengukuran dilakukan menggunakan indikator performa mesin seperti MTBF, MTTR, Availability, dan Reliability, serta analisis risiko melalui metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai MTBF awal sebesar 457 jam meningkat menjadi 912,5 jam setelah penerapan strategi baru; MTTR turun dari 6 jam menjadi 4,875 jam; Availability naik dari 98,07% menjadi 99,47%; dan Reliability meningkat dari 72,03% menjadi 84,7%. Analisis FMEA mengidentifikasi mata pisau tumpul sebagai sumber risiko tertinggi dengan RPN sebesar 120. Strategi perawatan baru yang diterapkan meliputi pengasahan rutin, pembersihan debu, pelumasan berkala, serta pemanfaatan sensor suhu dan getaran sebagai teknologi pemantauan kondisi. Penelitian ini memberikan kontribusi nyata dalam merancang sistem perawatan berbasis data yang adaptif, sederhana, dan efektif bagi pelaku industri kecil, serta memperkaya literatur terkait penerapan teknologi pemeliharaan pada usaha dengan sumber daya terbatas.

Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem perawatan mesin pembelah kayu di Toko Niaga Baru masih didominasi oleh pendekatan korektif, yang menyebabkan tingginya downtime serta menurunnya efisiensi kerja.Hasil evaluasi melalui indikator MTBF, Availability, Reliability, dan MTTR mengonfirmasi bahwa sistem saat ini belum optimal.Dengan nilai MTBF sebesar 457 jam, MTTR 6 jam, Availability 98,07%, dan Reliability 72,03%, dapat disimpulkan bahwa mesin memiliki tingkat gangguan yang cukup tinggi dan peluang kerusakan yang signifikan dalam siklus operasionalnya.Implementasi strategi baru yang berbasis preventive dan predictive maintenance memberikan dampak positif secara signifikan, dengan peningkatan MTBF menjadi 912,5 jam, penurunan MTTR menjadi 4,875 jam, Availability meningkat menjadi 99,47%, dan Reliability mencapai 84,7%.Ini memperlihatkan bahwa bahkan dalam konteks industri kecil yang memiliki keterbatasan sumber daya, pendekatan perawatan berbasis data dapat diterapkan secara efektif dengan dukungan sistem sederhana.

Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan keselamatan operasional, penelitian lanjutan dapat mengembangkan aplikasi berbasis mobile untuk memantau kondisi mesin secara real-time menggunakan sensor suhu dan getaran berbiaya rendah, sehingga memudahkan pengelola usaha kecil mengakses data perawatan tanpa memerlukan infrastruktur kompleks. Selain itu, penelitian bisa fokus pada dampak pelatihan khusus untuk operator mesin tentang teknik perawatan preventif dan penggunaan alat pelindung diri, karena penggunaan APD yang tidak sesuai dan kurangnya pemahaman operator menjadi faktor risiko utama. Terakhir, studi lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam sistem prediktif untuk mengidentifikasi pola kegagalan mesin berdasarkan data historis, meskipun dengan data terbatas, sehingga memberikan solusi adaptif bagi industri skala kecil yang ingin mengadopsi teknologi canggih secara bertahap.

Read online
File size165.38 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test