JARINGANSANTRIJARINGANSANTRI

The International Journal of Pegon : Islam Nusantara civilizationThe International Journal of Pegon : Islam Nusantara civilization

Artikel ini bertujuan untuk menarasikan negosiasi antara status sosial dan prinsip-prinsip kesetaraan dalam kebudayaanan Pandalungan di Kabupaten Lumajang. Artikel ini didasarkan pada penelitian tahun 2024 melalui observasi tradisi Sandingan Malam Jumat Legi di Desa Kandangtepus Kecamatan Senduro Lumajang. Artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Penelitian ini menemukan bahwa kebudayaanan Pandalungan mengedepankan kesetaraan sosial, toleransi, dan persaudaraan sebagai landasan interaksi antarwarga. Hal itu tercermin dalam Tradisi sandingan malam Jumat Legi. Penguatan peran masyarakat sipil atau masyarakat umum dalam sosial-kemasyarakatan; menghapus sebuah stratifikasi sosial yang dimana masyarakat lokal Pandalungan di Desa Kandangtepus Kecamatan Senduro semuanya memiliki hak yang setara. Sehingga menjadi representasi konkret dari prinsip-prinsip tersebut, di mana masyarakat tanpa memandang latar belakang turut berpartisipasi dalam ritual bersama. Kondisi geografis Lumajang yang agraris membentuk karakter masyarakat yang hidup sederhana dan harmonis. Selain itu, pengaruh masuknya Islam di wilayah tersebut memperkuat nilai-nilai egaliter dan kesetaraan dalam praktik kebudayaanan Pandalungan. Temuan ini menegaskan bahwa kebudayaanan lokal dapat menjadi ruang aktualisasi nilai-nilai keislaman yang ramah dan kontekstual terhadap kebudayaan setempat, serta berpotensi menjadi model peradaban Islam yang toleran di tengah-tengah keberagaman Indonesia.

Hasil penelitian ini mengungkap bahwa kebudayaan Pandalungan mengandung nilai-nilai egalitarianisme yang mengakar kuat dalam kehidupan masyarakatnya.Hal itu tampak dalam penguatan peran masyarakat sipil, penerimaan terhadap keragaman pandangan, serta penekanan pada prinsip keadilan, kesetaraan, dan semangat persaudaraan.Salah satu bentuk konkret dari penerapan prinsip-prinsip tersebut adalah tradisi sandingan malam Jumat Legi, yang hingga kini masih dijalankan oleh masyarakat Pandalungan, khususnya di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.Prosesi tradisi Sandingan mencerminkan pola egaliter seperti.kepedulian, musyawarah, pengendalian sosial, dan kearifan lokal.Tradisi tersebut bukan sekadar ritual kebudayaan, melainkan wujud nyata dari kohesi sosial dan kesetaraan dalam kehidupan bermasyarakat.Letak geografis Lumajang yang agraris turut membentuk pola hidup masyarakat yang sederhana, terbuka, dan menjunjung tinggi harmoni dalam relasi sosial.Keseluruhan nilai tersebut semakin diperkaya dengan adanya integrasi kearifan lokal dan ajaran Islam Nusantara yang moderat dan toleran.Perpaduan antara nilai-nilai lokal dan spiritualitas Islam ini menjadikan kebudayaan Pandalungan tidak hanya egaliter secara sosial, tetapi juga religius dan berakar kuat dalam identitas keislaman masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang peran dan pengaruh Islam dalam pembentukan nilai-nilai egaliter dan kesetaraan dalam kebudayaan Pandalungan. Kedua, penelitian dapat fokus pada analisis lebih rinci tentang proses negosiasi sosial yang terjadi dalam tradisi Sandingan Malam Jumat Legi dan bagaimana hal itu mempengaruhi dinamika sosial masyarakat Pandalungan. Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana tradisi lokal seperti Sandingan Malam Jumat Legi dapat menjadi model peradaban Islam yang toleran dan ramah terhadap keberagaman di Indonesia.

  1. IBDA": Jurnal Kajian Islam dan Budaya. tradisi saparan budaya masyarakat jawa lumajang ibda jurnal... doi.org/10.24090/ibda.v17i1.1982IBDA Jurnal Kajian Islam dan Budaya tradisi saparan budaya masyarakat jawa lumajang ibda jurnal doi 10 24090 ibda v17i1 1982
  2. Islam Nusantara: Relasi Islam dan Budaya Lokal | SHAHIH: Journal of Islamicate Multidisciplinary. islam... doi.org/10.22515/shahih.v1i1.53Islam Nusantara Relasi Islam dan Budaya Lokal SHAHIH Journal of Islamicate Multidisciplinary islam doi 10 22515 shahih v1i1 53
  3. Mengenal Sepintas Islam Nusantara | Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies.... doi.org/10.21009/hayula.001.1.01Mengenal Sepintas Islam Nusantara Hayula Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies doi 10 21009 hayula 001 1 01
Read online
File size1.84 MB
Pages32
DMCAReport

Related /

ads-block-test