STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI
WOMB Midwifery JournalWOMB Midwifery JournalLatar Belakang: Secara global, prevalensi insomnia trimester ketiga mencapai lebih dari 40% dan sering kali diperparah oleh keluhan nyeri simfisis pubis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intervensi modified prenatal yoga sebagai solusi non-farmakologis untuk menurunkan intensitas nyeri dan meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester akhir. Metode: Desain kuasi-eksperimental two-group pre-test/post-test with control group dilakukan pada Mei–November 2025. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Cilandak, Jakarta Selatan. Melalui purposive sampling, terpilih 40 ibu hamil trimester ketiga yang dibagi rata ke dalam kelompok intervensi (n=20) dan kontrol (n=20). Kriteria inklusi meliputi domisili setempat, kehamilan fisiologis dengan nyeri simfisis pubis, bersedia mengikuti intervensi, dan mampu mengoperasikan smartphone, sedangkan kriteria eksklusi adalah drop-out selama penelitian. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) skala 0–10, sedangkan kualitas tidur dinilai dengan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil: Hasil uji Wilcoxon untuk kelompok intervensi menunjukkan Z = -2,714 dan tingkat signifikansi p = 0,007, yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan pada skor skala nyeri sebelum dan sesudah mengikuti yoga prenatal. Namun, uji Mann-Whitney tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam kualitas tidur antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p = 0,881). Kesimpulan: Intervensi modified prenatal yoga efektif menurunkan intensitas nyeri simfisis pubis pada ibu hamil trimester ketiga, namun belum berdampak signifikan terhadap kualitas tidur. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk memperpanjang durasi intervensi dan mengevaluasi faktor psikologis atau lingkungan yang memengaruhi tidur ibu.
Intervensi modified prenatal yoga terbukti efektif menurunkan intensitas nyeri simfisis pubis secara signifikan pada ibu hamil trimester ketiga, meskipun belum memberikan dampak signifikan secara statistik terhadap peningkatan kualitas tidur.Program ini sangat layak diintegrasikan ke dalam kelas ibu hamil sebagai metode non-farmakologis yang aman untuk menjaga stabilitas panggul dan meningkatkan kenyamanan fisik menjelang persalinan.Penelitian selanjutnya diharapkan dapat memperpanjang durasi intervensi, melibatkan jumlah sampel yang lebih besar di wilayah yang lebih luas, serta mengevaluasi faktor lingkungan maupun psikologis lain yang memengaruhi tidur ibu.
Meskipun penelitian ini berhasil menunjukkan efektivitas yoga prenatal yang dimodifikasi dalam mengurangi nyeri simfisis pubis, dampak terhadap kualitas tidur belum signifikan secara statistik. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pertanyaan apakah perpanjangan durasi intervensi yoga prenatal, misalnya menjadi delapan hingga dua belas minggu, dapat menghasilkan perbaikan kualitas tidur yang lebih substansial pada ibu hamil trimester ketiga, mengingat kompleksitas faktor-faktor yang memengaruhinya. Selain itu, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam, studi di masa depan bisa mengeksplorasi secara spesifik mekanisme fisiologis dan psikologis yang terlibat. Ini dapat dilakukan dengan mengukur indikator objektif seperti variabilitas detak jantung, kadar hormon stres seperti kortisol, atau menggunakan skala kecemasan dan depresi yang lebih komprehensif, untuk melihat bagaimana perubahan pada parameter tersebut berkorelasi langsung dengan peningkatan kualitas tidur. Lebih jauh lagi, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif yang membandingkan berbagai jenis modifikasi gerakan dalam yoga prenatal itu sendiri, atau bahkan membandingkan efektivitas yoga prenatal dengan intervensi non-farmakologis lain seperti terapi fisik spesifik atau teknik relaksasi mendalam, dalam mengatasi kedua keluhan nyeri dan gangguan tidur. Pendekatan ini akan membantu mengidentifikasi intervensi mana yang paling optimal untuk berbagai profil ibu hamil, termasuk mereka dengan tingkat nyeri yang berbeda atau kondisi penyerta lainnya, sehingga rekomendasi klinis dapat lebih disesuaikan dan efektif.
| File size | 197.2 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UGMUGM Kandungan fenolik total (TPC) sebesar 22,2 mg GAE/g. Aktivitas antioksidan diukur melalui uji ABTS (135,7 μmol trolox/g), sedangkan aktivitas antibakteriKandungan fenolik total (TPC) sebesar 22,2 mg GAE/g. Aktivitas antioksidan diukur melalui uji ABTS (135,7 μmol trolox/g), sedangkan aktivitas antibakteri
UGMUGM Uji in vitro menunjukkan bahwa semua senyawa tidak aktif terhadap Escherichia coli, tetapi menunjukkan aktivitas kuat terhadap Pseudomonas aeruginosa (MICUji in vitro menunjukkan bahwa semua senyawa tidak aktif terhadap Escherichia coli, tetapi menunjukkan aktivitas kuat terhadap Pseudomonas aeruginosa (MIC
UGMUGM Quercetin, flavonoid alami, menunjukkan potensi anti-kanker tetapi mengalami kelemahan dalam farmakokinetik. Untuk meningkatkan aktivitasnya, 23 turunanQuercetin, flavonoid alami, menunjukkan potensi anti-kanker tetapi mengalami kelemahan dalam farmakokinetik. Untuk meningkatkan aktivitasnya, 23 turunan
UGMUGM Sensor terdiri dari elemen pengenal, elemen transduksi, dan pengolah sinyal untuk mendeteksi MAPA dan mencatat konsentrasinya secara kimia. Berbagai sensorSensor terdiri dari elemen pengenal, elemen transduksi, dan pengolah sinyal untuk mendeteksi MAPA dan mencatat konsentrasinya secara kimia. Berbagai sensor
UGMUGM The purpose of our research is to prepare new nanocomplexes derived from caffeine and to demonstrate the effectiveness of an Au(III) nanocomplex againstThe purpose of our research is to prepare new nanocomplexes derived from caffeine and to demonstrate the effectiveness of an Au(III) nanocomplex against
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Pelaksaaan dilakukan di TPMB, dengan jumlah 2 respoden. Hasil penelitian responden yang diberikam intervensi relaxing prenatal yoga mengalami penurunanPelaksaaan dilakukan di TPMB, dengan jumlah 2 respoden. Hasil penelitian responden yang diberikam intervensi relaxing prenatal yoga mengalami penurunan
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Penanganan disminorea secara non-farmakologis, salah satunya adalah dengan menggunakan aromaterapi lemon yang mengandung senyawa limonene yang dapat menghambatPenanganan disminorea secara non-farmakologis, salah satunya adalah dengan menggunakan aromaterapi lemon yang mengandung senyawa limonene yang dapat menghambat
STIKESMUCISSTIKESMUCIS Pengantar: Persalinan sectio caesarea menurut WHO meningkat sekitar 5-15% per 1. 000 kelahiran di dunia. Salah satu efek yang dialami oleh ibu pasca-sectioPengantar: Persalinan sectio caesarea menurut WHO meningkat sekitar 5-15% per 1. 000 kelahiran di dunia. Salah satu efek yang dialami oleh ibu pasca-sectio
Useful /
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Faktor dominan adalah pola penambahan berat badan selama kehamilan. Berdasarkan analisis, usia ibu, status gravida, IMT, penambahan berat badan selamaFaktor dominan adalah pola penambahan berat badan selama kehamilan. Berdasarkan analisis, usia ibu, status gravida, IMT, penambahan berat badan selama
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi serta keterlibatan keluarga dalam mendukung praktik menyusui. Jenis persalinan dan dukungan keluarga berpengaruhOleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi serta keterlibatan keluarga dalam mendukung praktik menyusui. Jenis persalinan dan dukungan keluarga berpengaruh
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Namun, keberhasilan menyusui tidak hanya ditentukan oleh ketepatan waktu, melainkan juga oleh pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan ibu dalam menerapkanNamun, keberhasilan menyusui tidak hanya ditentukan oleh ketepatan waktu, melainkan juga oleh pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan ibu dalam menerapkan
UIBBCUIBBC Peningkatan keaktifan siswa merupakan salah satu tujuan dan dasar dalam pelaksanaanya, dengan adanya pembelajaran jigsaw diharapkan dapat memberikan efekPeningkatan keaktifan siswa merupakan salah satu tujuan dan dasar dalam pelaksanaanya, dengan adanya pembelajaran jigsaw diharapkan dapat memberikan efek