UGMUGM

IJCIJC

Kanker payudara tetap menjadi penyebab utama kematian pada wanita, menunjukkan kebutuhan akan terapi baru. Quercetin, flavonoid alami, menunjukkan potensi anti-kanker tetapi mengalami kelemahan dalam farmakokinetik. Untuk meningkatkan aktivitasnya, 23 turunan quercetin dirancang sebagai deretan flavonoid (FLD) dan dievaluasi menggunakan workflow in silico terintegrasi, termasuk penilaian aturan lima Lipinski, docking molekuler terhadap reseptor estrogen alpha (ERα; ID PDB: 3ERT), dan prediksi ADMET. Berdasarkan skor docking dan profil ADMET yang menguntungkan, FLD-4, FLD-5, dan FLD-6 dipilih untuk simulasi dinamika molekuler selama 100 ns. FLD-4 menunjukkan stabilitas tertinggi dengan RMSD rata-rata sekitar 0,30 nm, sedangkan FLD-6 menunjukkan fluktuasi lebih besar (0,45 nm). Analisis SASA menunjukkan struktur yang lebih kompak untuk FLD-4 dan ligand kontrol (131–133 nm2) dibandingkan quercetin dan FLD-6. Analisis RMSF memperkuat pengurangan fleksibilitas residu terminal untuk FLD-4 dan FLD-5 (< 0,9 nm), sementara quercetin dan FLD-6 bervariasi > 1,0 nm. Analisis MM-PBSA lebih lanjut mengidentifikasi FLD-4 sebagai kompleks yang paling stabil (−205,409 ± 17,844 kJ/mol). Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa FLD-4 membentuk kompleks yang stabil dan kompak dengan afinitas pengikatan yang meningkat dan sifat mirip obat, mendukung potensinya sebagai senyawa pengarah untuk terapi kanker payudara berbasis flavonoid.

Studi ini menunjukkan bahwa modifikasi struktural quercetin, khususnya pada turunan FLD-4, secara signifikan meningkatkan afinitas pengikatan, stabilitas struktural, dan properti farmakokinetik dibandingkan quercetin asli.Analisis komputasi, termasuk docking molekuler, prediksi ADMET, simulasi dinamika molekuler, dan MM-PBSA, konsisten menunjukkan FLD-4 sebagai kandidat paling menjanjikan yang menargetkan ERα dalam kanker payudara.Temuan ini memberikan dasar yang kuat untuk studi lanjutan in vitro dan in vivo untuk memvalidasi dan mengembangkan FLD-4 menuju evaluasi pra-klinis.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas FLD-4 secara in vivo dan mengevaluasi potensi toksisitasnya dalam model hewan. Kedua, studi tentang modifikasi struktural lainnya pada quercetin, seperti substitusi grup aromatik atau substitusi halogen yang berbeda, dapat dilakukan untuk meningkatkan afinitas pengikatan dan stabilitas kompleks. Ketiga, penelitian tentang mekanisme interaksi FLD-4 dengan reseptor ERα secara lebih mendalam, termasuk analisis dinamika molekuler jangka panjang dan prediksi farmakokinetik, dapat dilakukan untuk memahami lebih baik efeknya pada kanker payudara. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang potensi FLD-4 sebagai agen terapeutik dan mempercepat pengembangan obat baru berbasis flavonoid.

  1. Design and Computational Analysis of 2-Chlorobenzoylated Quercetin Derivatives as Inhibitors of Estrogen... journal.ugm.ac.id/ijc/article/view/111483Design and Computational Analysis of 2 Chlorobenzoylated Quercetin Derivatives as Inhibitors of Estrogen journal ugm ac ijc article view 111483
Read online
File size1.07 MB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test