UGMUGM

IJCIJC

Penelitian ini menyelidiki aktivitas penghambatan lipase (bioaktivitas baru yang berkaitan dengan pengelolaan penyakit obesitas) dari protein hidrolisat kepala udang putih (Litopenaeus vannamei) dan fraksi peptida, berkontribusi untuk meningkatkan nilai produk sampingan pengolahan udang. Pertama, dilakukan uji faktor tunggal untuk memilih tingkat yang tepat untuk tiga parameter hidrolisis, meliputi rasio bubuk kepala udang putih ke air, rasio enzim-ke-substrat (E:S), dan waktu hidrolisis. Kondisi hidrolisis terbaik mencakup rasio bubuk kepala udang putih ke air sebesar 1:5 (w/v), rasio E:S sebesar 40 U/g protein, dan waktu hidrolisis selama 4 jam, menghasilkan hidrolisat protein dengan aktivitas penghambatan lipase tertinggi sebesar 31,60 ± 0,58%. Terutama, hidrolisat mempertahankan lebih dari 93% aktivitas aslinya setelah perlakuan pH (1-9) atau panas (100 °C, 30 menit). Selain itu, hidrolisat kaya akan asam amino esensial, yang mencakup 39,95% dari total kandungan asam amino. Selain itu, hidrolisat mengalami fraksinasi menggunakan ultrafiltrasi dengan cut-off berat molekul berurutan 30, 10, 3, dan 1 kDa. Proses ini menghasilkan fraksi peptida < 1 kDa dengan aktivitas penghambatan lipase yang ditingkatkan (33,67 ± 0,28%). Temuan ini dapat bermanfaat untuk aplikasi hidrolisat protein dan fraksi peptida < 1 kDa dari kepala udang putih dalam pengembangan makanan fungsional atau nutraceutical.

Penelitian ini memberikan latar belakang untuk memanfaatkan kepala udang putih (WLSH) sebagai sumber hidrolisat protein penghambat lipase.Kondisi hidrolisis Alcalase yang tepat telah ditetapkan, termasuk pH 7,5, suhu 55 °C, rasio bubuk kepala udang putih ke air 1.S 40 U/g protein, dan waktu hidrolisis 4 jam.Hidrolisat WLSH yang diperoleh menunjukkan aktivitas penghambatan lipase sebesar 31,60 ± 0,58%.Terutama, aktivitas ini lebih ditingkatkan setelah hidrolisat terpapar pH dari 1 hingga 5 atau panas.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa fraksi peptida < 1 kDa memiliki aktivitas penghambatan lipase tertinggi.Temuan ini dapat bermanfaat untuk aplikasi hidrolisat protein dan fraksi peptida < 1 kDa dari WLSH dalam pengembangan makanan fungsional atau nutraceutical.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pemurnian, sekuensing de novo, dan analisis in silico dari peptida penghambat lipase. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme interaksi antara peptida dan lipase, serta potensi aplikasi klinis dari hidrolisat protein dan fraksi peptida < 1 kDa dari WLSH dalam pengelolaan penyakit obesitas. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang dari konsumsi hidrolisat protein WLSH pada kesehatan manusia.

Read online
File size408.47 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test