UGMUGM

IJCIJC

Studi ini menganalisis pengaruh genotipe dan proses pengolahan terhadap karakteristik antioksidan dan kimia biji kakao Indonesia menggunakan teknik ATR-FTIR dan analisis data multivariat. Hasil menunjukkan bahwa perbedaan genetik serta metode pengolahan (fermentasi, pemanggangan) berkontribusi signifikan terhadap variasi sifat kimia dan aktivitas antioksidan biji kakao. Analisis multivariat seperti OPLS-DA berhasil mengidentifikasi marker spektral yang berkorelasi dengan parameter antioksidan, memberikan wawasan tentang hubungan struktur kimia dengan fungsi biologis biji kakao.

Penelitian ini menunjukkan bahwa genotipe dan proses pengolahan secara signifikan mempengaruhi karakteristik antioksidan dan kimia biji kakao Indonesia.Analisis ATR-FTIR dikombinasikan dengan metode multivariat seperti OPLS-DA mampu mengidentifikasi marker spektral yang berkorelasi dengan aktivitas antioksidan.Hasil ini menegaskan pentingnya pendekatan analitik komprehensif untuk memahami variabilitas sifat biji kakao berdasarkan faktor genetik dan teknologi pengolahan.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh faktor lingkungan seperti suhu penyimpanan terhadap stabilitas senyawa antioksidan dalam biji kakao. Selain itu, studi perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas metode analisis ATR-FTIR dengan teknik lain seperti HPLC dalam mengidentifikasi biomarker kimia. Terakhir, penelitian lebih lanjut tentang interaksi genotipe dengan kondisi tanah dan iklim lokal dapat memberikan wawasan tentang adaptasi varietas kakao di berbagai wilayah Indonesia.

Read online
File size1.57 MB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test