UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH

Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan FarmasiJurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun srikaya (Annona squamosa L.) sebagai antifertiltas pada tikus putih galur Wistar. Tikus putih sebanyak 40 ekor umur 2-3 bulan dikelompokkan berdasarkan Rancangan Acak lengkap dengan perlakuan kelompok kontrol negatif, kontrol positif dan 3 dosis uji. Tikus putih diberikan perlakuan selama 15 hari selanjutnya hewan uji dibedah diambil uterusnya untuk dibuat preparat histologis. Parameter yang diukur adalah banyaknya fase tiap siklus estrus, berat basah uterus, indeks uterus, diameter uterus dan tebal uterus. Data dianalisis dengan anova dan dilanjutkan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun srikaya dapat menganggu siklus estrus dengan memperpendek fase estrus; memperpanjang fase met-estrus; meningkatkan berat basah uterus, meningkatkan indeks uterus, meningkatkan diameter uterus dan meningkatkan tebal uterus. Dosis efektif yang memberikan efek antifertilitas adalah 0,038mg/200 gram BB tikus.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun srikaya (Annona squamosal L.) memberikan efek antifertilitas dengan cara memperpendek munculnya fase estru, memperlama munculnya fase met-estrus, berat basah uterus meningkatkab, uterus, indeks uterus, meningkatkan diameter uterus dan tebal uterus.Dosis uji yang paling efektif adalah dosis 3 0,038 g/200 g BB tikus.

Penelitian ini menunjukkan potensi ekstrak etanol daun srikaya sebagai antifertilitas. Untuk pengembangan lebih lanjut, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai mekanisme kerja ekstrak tersebut pada tingkat seluler dan molekuler, termasuk identifikasi senyawa aktif spesifik yang bertanggung jawab atas efek antifertilitas. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi potensi kombinasi ekstrak daun srikaya dengan senyawa lain yang memiliki efek sinergis untuk meningkatkan efektivitas dan mengurangi potensi efek samping. Terakhir, penelitian toksisitas jangka panjang pada hewan model yang lebih kompleks, serta studi klinis pada hewan percobaan, diperlukan untuk memastikan keamanan dan efikasi ekstrak daun srikaya sebagai agen kontrasepsi alami.

Read online
File size500.45 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test