UNISMUHUNISMUH

Journal of Society DedicationJournal of Society Dedication

Membaca meruapakan salah satu keterampilan penting bagi seorang anak khususnya anak-anak yang pada usia sekolah dasar. Keterampilan membaca bukan hanya terkait saat membaca teks bahasa indonesia tetapi juga keterampilan membaca al-quran, mengingat mayoritas dari masyarakat indonesia khususnya yang berada di Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros Sulawesi Selatan. Melalui kegiatan Pemantapan Profesi Keguruan P2K Mahasiswa Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar dibuatlah program kelas baca untuk meningkatkan budaya literasi al-quran anak-anak di desa Tenrigangkae. Kegiatan kelas baca ini dilaksanakan di desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros tepatnya di masjid Jami Baiturrahman. Adapun target dari program ini adalah anak-anak usia sekolah dasar yang berada di desa Tenrigangkae. Dalam pelaksanaan program ini terdapat beberapa item kegiatan didalamnya yaitu: 1) Pembinaan mengaji dan pendampingan murajaah hafalan, 2) pengajaran bahasa inggris.

Program kelas baca yang dilaksanakan oleh mahasiswa P2K Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar berhasil memotivasi anak-anak di Desa Tenrigangkae untuk belajar mengaji dan bahasa Inggris.Keberhasilan ini menunjukkan bahwa tujuan program kelas baca telah tercapai dengan baik.Diharapkan semangat dan motivasi belajar anak-anak dapat terus berkembang demi menciptakan generasi bangsa yang unggul dalam pengetahuan umum dan aspek spiritual.

Penelitian di masa mendatang dapat berfokus pada keberlanjutan program kelas baca serupa yang digagas oleh perguruan tinggi. Penting untuk mengamati apakah motivasi dan peningkatan kemampuan literasi Al-Quran serta bahasa Inggris pada anak-anak dapat terus terjaga setelah program inti mahasiswa berakhir. Ini bukan hanya tentang melihat apakah mereka tetap aktif, tetapi juga bagaimana keterampilan yang didapatkan memengaruhi perkembangan mereka secara menyeluruh dalam jangka panjang, seperti di sekolah atau dalam kehidupan sosial sehari-hari. Selain itu, perlu diteliti bagaimana masyarakat lokal, terutama orang tua, dapat mengambil peran yang lebih aktif dan mandiri dalam mengelola serta melanjutkan kegiatan pendidikan semacam ini. Ide penelitiannya adalah merancang model partisipasi komunitas yang efektif agar program tidak hanya bergantung pada inisiatif eksternal, melainkan menjadi bagian integral dari kehidupan desa. Terakhir, akan sangat berguna untuk mempelajari bagaimana model kelas baca yang berhasil di Desa Tenrigangkae ini bisa disesuaikan dan diterapkan di daerah pedesaan lain yang mungkin memiliki tantangan atau karakteristik budaya yang berbeda. Pertanyaannya adalah, faktor-faktor apa saja yang harus dipertimbangkan agar program ini tetap relevan dan efektif saat direplikasi, serta bagaimana mengukur dampaknya di berbagai lokasi baru?.

Read online
File size438.5 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test