POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA

Sanitasi: Jurnal Kesehatan LingkunganSanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan

Meningkatnya jumlah kendaraan bermotor di Kabupaten Ponorogo dapat menyebabkan penurunan kualitas udara akibat emisi polutan dari hasil pembakaran bahan bakar, yaitu gas carbon monoxide (CO). Sebagai upaya menjaga kualitas udara maka perlu dilakukan pengendalian, salah satunya adalah dengan melakukan penanaman Sansevieria trifasciata yang mengandung pregnane glycoside yang mampu menyerap 107 jenis unsur berbahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas tanaman Sansevieria trifasciata dalam mereduksi konsentrasi gas CO di Jalan raya di Kabupaten Ponorogo. Jenis penelitian yang dilakukan adalah analitik dengan menggunakan desain studi eksperimen. Lokasi penelitian adalah di Jalan Sultan Agung, Jalan K. H. Ahmad Dahlan, Jalan Urip Sumoharjo Timur, Jalan Urip Sumoharjo Barat dan Jalan Diponegoro. Penanaman dilakukan pada jarak setiap dua meter dan treatment dilakukan dalam waktu dua minggu. Pada penelitian ini juga dilakukan pengukuran terhadap beberapa faktor lingkungan, yaitu suhu, kelembaban dan kecepatan angin untuk mengetahui homogenitas data. Uji statistik yang digunakan adalah paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan konsentrasi gas CO antara pra treatment dan pasca treatment. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan konsentrasi gas CO yang bermakna antara sebelum dan sesudah penanaman tanaman Sansevieria trifasciata (p=0,009).

Berdasarkan hasil pembahasan di atas diperoleh kesimpulan bahwa ada perbedaan konsentrasi gas karbon monoksida antara sebelum dan sesudah penanaman Sansevieria trifasciata.Hal ini berarti bahwa tanaman Sansevieria trifasciata efektif untuk mereduksi gas karbon monoksida di jalan raya.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas Sansevieria trifasciata dalam jangka waktu lebih panjang, seperti selama satu tahun, untuk mengevaluasi stabilitas penyerapan gas CO. Selain itu, peneliti dapat membandingkan kemampuan penyerapan gas polutan dari berbagai spesies tanaman hias, seperti Peace Lily atau Snake Plant, untuk menemukan kombinasi optimal dalam mengurangi polusi udara. Terakhir, studi lanjutan bisa menggabungkan teknologi sensor IoT untuk memantau konsentrasi gas secara real-time di area padat lalu lintas, sehingga data dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam perencanaan tata kota ramah lingkungan.

Read online
File size290.42 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test