POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA

Sanitasi: Jurnal Kesehatan LingkunganSanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan

Telur ayam ras merupakan salah satu makanan yang bergizi tinggi dengan rasa yang enak dan harga relatif murah serta dapat diolah menjadi berbagai macam produk makanan. Namun, telur ayam ras mentah memiliki sifat mudah menurun kualitasnya dan mudah rusak karena lama waktu simpan telur yang relatif pendek. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan baki telur daun salam (Eugenia polyantha) terhadap lama waktu simpan telur ayam ras mentah yang dicuci dan tidak dicuci, dan secara khusus bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan komposisi 0 %, 20 % dan 40 % dari daun salam yang digunakan. Penelitian yang dilakukan adalah true experiment dengan rancangan post test only with control group. Sebagai kontrol adalah baki telur yang biasa dijumpai di pasaran. Di setiap baki telur, pada suhu kamar diletakkan masing-masing 10 butir telur yang tidak dicuci dan 10 butir telur yang dicuci sebelumnya. Pengamatan lama waktu simpan telur dilakukan selama dua puluh tujuh hari dengan melihat perubahan kondisi telur-telur tersebut. Data dianalisis menggunakan uji Anova satu jalan pada α 0,05; dan hasilnya menunjukkan bahwa baki telur dengan komposisi daun salam 40 % adalah yang paling efektif dalam memperpanjang lama waktu simpan telur ayam ras mentah yang dicuci. Nilai mean difference yang dihasilkan adalah 14.00000 dan nilai p lebih kecil dari 0,001.

Berbagai variasi penggunaan daun salam yang digunakan untuk memperpanjang lama waktu simpan telur ayam ras mentah mempunyai hasil yang berbeda-beda, yang dibuktikan dengan hasil uji statistik bahwa penggunaan 40 % daun salam menghasilkan nilai mean difference sebesar 9.16667 dan nilai p lebih kecil dari 0,001 untuk telur yang tidak dicuci.dan untuk telur yang dicuci, penggunaan komposisi daun salam yang sama menghasilkan nilai mean difference sebesar 14.00000 dan nilai p juga lebih kecil dari 0,001.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang dari penggunaan daun salam pada kualitas telur, mengkaji penggunaan bahan alami lain sebagai alternatif untuk memperpanjang masa simpan telur, serta mempelajari pengaruh variasi suhu penyimpanan terhadap efektivitas baki telur daun salam. Dengan mengeksplorasi komposisi bahan alami lain seperti daun lainnya atau campuran bahan alami, peneliti dapat menemukan solusi yang lebih efektif dan ekonomis. Selain itu, studi tentang optimasi proses pembuatan baki telur daun salam dengan teknologi cetak modern dapat meningkatkan kualitas fisik baki dan daya tahan terhadap lingkungan. Penelitian juga bisa fokus pada pengujian efektivitas baki telur daun salam untuk jenis telur lain seperti telur bebek atau telur puyuh, yang mungkin memiliki karakteristik penyimpanan berbeda. Terakhir, analisis lebih lanjut tentang mekanisme kerja senyawa aktif daun salam dalam menghambat pertumbuhan bakteri patogen dapat memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat untuk pengembangan produk ini.

Read online
File size196.28 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test