TAZKIATAZKIA

Jurnal komunikanJurnal komunikan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lahirnya dua karya seni musik beraliran keroncong yang diciptakan oleh A.S. Panji Gumilang berjudul Keroncong Samudra Biru dan Langgam Pelabuhan Samudra Biru beriringan dengan program Blue Economy yang beliau canangkan. Lagu dengan nuansa tradisional di era globalisasi mulai tersisih, padahal kerap mengandung makna yang mendalam. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi struktur kedua lagu karya Syaykh A.S. Panji Gumilang tersebut, serta memahami keterkaitan antara kognisi sosial dan konteks sosial dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh, dapat disimpulkan bahwa struktur makro, superstruktur, dan mikro yang meliputi aspek tematik, skematik, dan linguistik pada lirik lagu Keroncong Samudra Biru dan Langgam Pelabuhan Samudra Biru menunjukkan tema besar tentang kemaritiman serta seruan perjuangan pembangunan lokal dan nasional.Struktur skematik kedua lagu tersebut terdiri atas bagian pembukaan yang berisi narasi geografis, bagian pengembangan tema yang menonjolkan pesan nasionalisme, spiritualitas, dan solidaritas, serta bagian penutup yang berisi ajakan untuk terlibat secara nyata dalam memajukan Indramayu secara khusus dan Indonesia secara umum melalui pemanfaatan sumber daya perairan.Dari segi kebahasaan, kedua lagu menggunakan diksi yang arif dan lugas.Setiap bait dan barisnya bersifat sugestif dan penuh makna, membuka ruang interpretasi yang berlapis bagi pendengar, serta mengandung kekayaan metafora yang mencerminkan kedalaman mental dan spiritual.Selain itu, hasil analisis dengan pendekatan kognisi sosial melalui perspektif mental models serta konteks sosial menunjukkan bahwa wacana dalam kedua lagu tersebut mampu memengaruhi persepsi, cara pandang, dan interpretasi pendengarnya.Wacana ini berperan penting dalam pembentukan visi, misi, serta orientasi hidup individu maupun kelompok.Kedua lagu secara jelas mengandung nilai-nilai yang berhubungan dengan kognisi sosial dan konteks sosial, meliputi nilai ideologis, nasionalisme, dan patriotisme, serta nilai spiritualitas dan keimanan yang menekankan keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan.Selain itu, terdapat pula nilai solidaritas yang mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan demi kemajuan bangsa.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh wacana dalam musik tradisional terhadap pembentukan identitas dan kesadaran sosial masyarakat. Selain itu, studi komparatif antara musik tradisional dan musik populer dalam konteks globalisasi juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Terakhir, penelitian tentang peran musik tradisional dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan solidaritas sosial di era modern juga dapat menjadi arah studi yang menarik.

Read online
File size336.52 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test