STAI ALISTAI ALI

Efada : Jurnal Pengabdian MasyarakatEfada : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Kehidupan sosial masyarakat di era modern mengalami pergeseran nilai, terutama dalam hal adab, akhlak, dan kedisiplinan beribadah. Fenomena ini juga dirasakan di Dusun Kutukan, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, di mana sebagian anak-anak mulai kurang memperhatikan etika pergaulan dan ketepatan waktu dalam melaksanakan ibadah. Berdasarkan kondisi tersebut, tim PKM-PM melaksanakan program Revitalisasi Nilai Sosial Masyarakat melalui Penguatan Pembelajaran Ubudiyah di Dusun Kutukan, Ngancar, Kabupaten Kediri dengan tujuan menumbuhkan kembali kesadaran nilai-nilai sosial dan religius melalui kegiatan keagamaan yang terarah dan aplikatif. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga bentuk pendampingan utama: (1) Kajian Keislaman Tematik bagi anak-anak yang mencakup materi adab pergaulan, pentingnya shalat tepat waktu, dan pembentukan akhlak di era digital; (2) Penguatan pembelajaran ubudiyah di TPQ melalui pengajaran membaca dan memahami Al-Quran, tajwid, doa harian, serta kisah teladan para nabi; dan (3) Pendalaman kajian ubudiyah tentang najis, yang bertujuan meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap kebersihan dan kesucian dalam ibadah. Metode pelaksanaan mencakup pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, praktik langsung, permainan edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman anak-terhadap adab dan ubudiyah, kedisiplinan dalam beribadah, serta perilaku sosial yang lebih sopan dan saling menghargai. Selain itu, masyarakat dan pengajar TPQ merasakan adanya sinergi baru dalam membina karakter religius anak-anak. Dengan demikian, program ini berhasil menjadi upaya nyata dalam merevitalisasi nilai-nilai sosial dan spiritual masyarakat melalui penguatan aspek ubudiyah, serta berpotensi dikembangkan sebagai model pendampingan keagamaan berbasis masyarakat di wilayah pedesaan.

Kegiatan PKM di Dusun Kutukan, Ngancar Kabupaten Kediri berfokus pada revitalisasi nilai-nilai sosial masyarakat melalui penguatan pembelajaran ubudiyah.Meliputi kajian keislaman tematik bagi anak-anak, penguatan ubudiyah di TPQ, serta pendalaman tentang materi najis.Meningkatkan bacaan dan pemahaman Al-Quran, membangun karkater dan akhlak di era digital, serta meningkatkan peran aktif pemuda dalam kegiatan keagamaan.Pembentukan Kelompok Pembinaan Ubudiyah Berkelanjutan, yang melibatkan ustadz, pengurus masjid, dan pemuda sebagai tim penggerak kegiatan keagamaan rutin di Masjid Al-Hikmah.Kelompok ini dapat menjadi wadah untuk melanjutkan kegiatan kajian dan pembelajaran Al-Quran bagi anak-anak maupun remaja.Pengembangan Program TPQ Mandiri, dengan menyusun kurikulum sederhana yang menekankan pada pemahaman ubudiyah, akhlak, dan adab pergaulan di era digital.Program ini dapat dijalankan secara terjadwal agar anak-anak memiliki pembelajaran yang berkesinambungan.Pelatihan untuk Kader Pemuda Masjid, guna menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab sosial.Pelatihan dapat berupa manajemen kegiatan masjid, keterampilan mengajar TPQ, serta pembinaan dakwah remaja.Melalui kegiatan PKM ini terwujud masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan memiliki solidaritas sosial yang kuat, sekaligus menjadi wadah pembelajaran nyata bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu dan berkontribusi pada pembangunan moral-spiritual masyarakat.

Saran penelitian lanjutan yang baru: . . 1. Mengembangkan model pembinaan karakter religius berbasis masyarakat di wilayah pedesaan, dengan fokus pada penguatan nilai-nilai ubudiyah dan sosial. Model ini dapat diterapkan di berbagai dusun atau desa dengan penyesuaian kebutuhan lokal.. . 2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak jangka panjang dari program revitalisasi nilai sosial melalui penguatan ubudiyah. Penelitian ini dapat mengukur perubahan perilaku dan sikap masyarakat, serta dampak terhadap kohesi sosial dan pembangunan moral-spiritual.. . 3. Meneliti dan menganalisis strategi kolaboratif antara masyarakat, pengurus masjid, dan pemuda dalam membina karakter religius anak-anak. Hasil penelitian dapat menjadi panduan praktis bagi komunitas keagamaan lainnya dalam membangun sinergi dan memperkuat peran pemuda dalam kegiatan keagamaan.

  1. Revitalisasi Nilai Sosial Masyarakat melalui Penguatan Pembelajaran Ubudiyah di Dusun Kutukan, Kecamatan... doi.org/10.54214/efada.Vol2.Iss02.957Revitalisasi Nilai Sosial Masyarakat melalui Penguatan Pembelajaran Ubudiyah di Dusun Kutukan Kecamatan doi 10 54214 efada Vol2 Iss02 957
  2. Revitalisasi Madrasah Diniyah: Kunci Pembentukan Karakter Siswa di SD Negeri Mojotrisno | Arsy. revitalisasi... ejournal.undar.or.id/index.php/arsy/article/view/793Revitalisasi Madrasah Diniyah Kunci Pembentukan Karakter Siswa di SD Negeri Mojotrisno Arsy revitalisasi ejournal undar index php arsy article view 793
Read online
File size824.41 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test