TAZKIATAZKIA

Jurnal komunikanJurnal komunikan

Penelitian ini berfokus pada tiga hal utama: pertama, bagaimana praktik apel pagi dilaksanakan di Peternakan Selatan Mahad Al-Zaytun; kedua, bagaimana praktik apel pagi berperan dalam meningkatkan motivasi kerja pekerja; dan ketiga, apa saja hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan apel pagi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dan mekanisme praktik apel pagi, memahami pengaruhnya terhadap peningkatan motivasi pekerja, serta mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam pelaksanaannya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara secara mendalam kepada karyawan Peternakan Selatan Mahad Al Zaytun yang berjumlah 3 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa apel pagi dilaksanakan secara rutin dan terstruktur sebelum aktivitas kerja dimulai, mencakup pengarahan, penyampaian informasi, pembagian tugas, pemberian motivasi, dan pembentukan disiplin. Praktik ini berperan penting dalam meningkatkan motivasi kerja melalui arahan yang jelas, dukungan moral pimpinan, dan terciptanya kebersamaan tim sehingga pekerja memahami tujuan kerja harian dan terdorong bekerja optimal. Hambatan yang ditemukan antara lain keterlambatan sebagian pekerja, gangguan cuaca, keterbatasan sarana komunikasi, serta perbedaan gaya komunikasi antara pimpinan dan pekerja yang memengaruhi kejelasan pesan. Temuan ini menegaskan kontribusi signifikan apel pagi terhadap motivasi kerja sekaligus perlunya perbaikan untuk mengatasi hambatan agar pelaksanaan lebih efektif.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa praktik apel pagi di Peternakan Selatan Mahad Al-Zaytun dilaksanakan secara rutin dan terstruktur sebelum dimulainya aktivitas kerja, meliputi pengarahan, penyampaian informasi pekerjaan, pembagian tugas, serta pemberian motivasi dan pembentukan disiplin.Kegiatan ini berperan penting dalam meningkatkan motivasi kerja pekerja melalui arahan yang jelas, dukungan moral dari pimpinan, dan terciptanya kebersamaan antaranggota tim, sehingga pekerja lebih memahami tujuan kerja harian dan terdorong bekerja optimal.Namun, pelaksanaan apel pagi masih menghadapi beberapa hambatan seperti keterlambatan sebagian pekerja, gangguan cuaca, keterbatasan sarana komunikasi, serta perbedaan gaya komunikasi antara pimpinan dan pekerja yang dapat mempengaruhi kejelasan pesan.Temuan ini menegaskan bahwa apel pagi memiliki kontribusi signifikan terhadap motivasi kerja, namun memerlukan perbaikan dalam mengatasi hambatan agar pelaksanaannya lebih efektif.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh penggunaan teknologi digital dalam memperkuat komunikasi organisasi selama apel pagi, terutama dalam mengatasi keterbatasan sarana komunikasi. Selain itu, studi tentang peran budaya lokal dalam menyesuaikan gaya komunikasi antara pimpinan dan pekerja dapat menjadi arah penelitian baru. Selanjutnya, penelitian juga perlu mengeksplorasi dampak jangka panjang praktik apel pagi terhadap kinerja dan retensi karyawan di lingkungan kerja peternakan. Ide-ide ini mengembangkan temuan penelitian sebelumnya dengan fokus pada solusi teknis, konteks budaya, dan indikator kinerja jangka panjang.

Read online
File size320.23 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test