KALIBRAKALIBRA
PERSEPTIF: Jurnal Ilmu Sosial dan HumanioraPERSEPTIF: Jurnal Ilmu Sosial dan HumanioraPenelitian ini mengkaji urgensi formulasi etika konstitusi sebagai instrumen hukum untuk mengawasi imparsialitas eksekutif dalam tahapan pemilu di Indonesia. Dominasi eksekutif berpotensi menimbulkan penyalahgunaan kekuasaan, politisasi birokrasi, dan pemanfaatan sumber daya negara untuk kepentingan elektoral, sementara regulasi pemilu masih berfokus pada pelanggaran administratif dan pidana. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika konstitusi berperan strategis sebagai penghubung legalitas dan moralitas dalam penyelenggaraan negara. Formalisasi etika konstitusi diperlukan guna menciptakan standar perilaku pejabat negara, memperkuat akuntabilitas etik, serta menjaga netralitas eksekutif dan integritas demokrasi dalam penyelenggaraan pemilu.
Constitutional ethics memiliki kedudukan strategis dalam sistem hukum tata negara Indonesia sebagai norma moral konstitusional yang melengkapi hukum positif dalam penyelenggaraan kekuasaan negara.Etika konstitusi diperlukan untuk menjembatani kesenjangan antara legalitas formal dan legitimasi moral dalam praktik demokrasi.Imparsialitas eksekutif merupakan prinsip fundamental dalam pemilu demokratis yang menuntut pemerintah bersikap netral dan tidak menyalahgunakan sumber daya negara untuk kepentingan elektoral tertentu.Regulasi pemilu yang ada saat ini masih memiliki keterbatasan karena lebih berorientasi pada aspek administratif dan pidana, sementara pelanggaran etik sering kali berada di luar jangkauan sanksi hukum formal.Formulasi constitutional ethics sebagai instrumen pengawasan pemilu dapat dilakukan melalui kodifikasi prinsip etika konstitusi dalam peraturan perundang-undangan, penguatan peradilan etik, standardisasi netralitas kebijakan pemerintah, serta penguatan kewenangan lembaga pengawas.Dengan demikian, constitutional ethics dapat menjadi instrumen efektif untuk menjaga integritas demokrasi dan mewujudkan pemilu yang jujur dan adil.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: . . 1. Menganalisis lebih mendalam tentang implementasi constitutional ethics di Indonesia, terutama dalam konteks pemilu dan pemilihan kepala daerah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi tantangan-tantangan yang dihadapi dalam penerapan etika konstitusi, seperti budaya politik patrimonial, lemahnya keteladanan elite politik, dan resistensi terhadap penguatan pengawasan etik. . . 2. Mengkaji peran teknologi informasi dan media sosial dalam pengawasan imparsialitas eksekutif. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana teknologi dapat digunakan sebagai sarana baru penyalahgunaan kekuasaan dalam pemilu, serta bagaimana pengaturan etik dapat diterapkan untuk mencegah penyalahgunaan tersebut. . . 3. Meneliti tentang pembangunan budaya konstitusi yang sehat di Indonesia. Penelitian ini dapat fokus pada pendidikan demokrasi, pendidikan etika publik, dan penguatan integritas kelembagaan sebagai upaya untuk menciptakan kesadaran etik dalam penggunaan kekuasaan. . . Dengan menggabungkan ketiga saran tersebut, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkuat demokrasi konstitusional di Indonesia, khususnya dalam menjaga integritas dan netralitas eksekutif dalam tahapan pemilu.
| File size | 750.65 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UNJAUNJA Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain Pretest–Posttest Control Group Design. SampelPenelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain Pretest–Posttest Control Group Design. Sampel
METROMETRO Pendekatan kualitatif dengan desain analisis konten digunakan untuk memeriksa satu artikel, dengan data dikumpulkan melalui dokumentasi. Data dianalisisPendekatan kualitatif dengan desain analisis konten digunakan untuk memeriksa satu artikel, dengan data dikumpulkan melalui dokumentasi. Data dianalisis
UNJAUNJA Kedua, tahap pemilihan evidence, yaitu siswa mendeskripsikan informasi pendukung, menyeleksi bukti yang relevan, dan mulai mengelaborasi keterkaitan buktiKedua, tahap pemilihan evidence, yaitu siswa mendeskripsikan informasi pendukung, menyeleksi bukti yang relevan, dan mulai mengelaborasi keterkaitan bukti
PUBLICASCIENTIFICSOLUTIONPUBLICASCIENTIFICSOLUTION Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi Jaringan Syaraf Buatan (ANN) untuk memprediksi biaya konstruksi drainase di lingkungan denganPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi Jaringan Syaraf Buatan (ANN) untuk memprediksi biaya konstruksi drainase di lingkungan dengan
UMCUMC Hasil analisis artikel yang telah dilakukan terdapat total 14 artikel penelitian yang terdiri dari hubungan antara etika dan filsafat serta hubungan antaraHasil analisis artikel yang telah dilakukan terdapat total 14 artikel penelitian yang terdiri dari hubungan antara etika dan filsafat serta hubungan antara
UMTSUMTS Implementasi e-government melalui situs web Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Baubau telah mendukung keterbukaan informasi publik secara efektif.Implementasi e-government melalui situs web Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Baubau telah mendukung keterbukaan informasi publik secara efektif.
UNPERUNPER Model ini diharapkan menjadi acuan kebijakan dan penguatan kelembagaan koperasi desa yang lebih adaptif dan transparan. Kesiapan kelembagaan dan infrastrukturModel ini diharapkan menjadi acuan kebijakan dan penguatan kelembagaan koperasi desa yang lebih adaptif dan transparan. Kesiapan kelembagaan dan infrastruktur
PRINPRIN Tantangan kontemporer, termasuk perkembangan teknologi cepat, isu privasi, lingkungan, kesehatan, serta korupsi, menuntut pemahaman mendalam dan kemampuanTantangan kontemporer, termasuk perkembangan teknologi cepat, isu privasi, lingkungan, kesehatan, serta korupsi, menuntut pemahaman mendalam dan kemampuan
Useful /
KALIBRAKALIBRA Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis representasi Stuart Hall melalui proses encoding dan decoding. Fokusnya ialah polaPenelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis representasi Stuart Hall melalui proses encoding dan decoding. Fokusnya ialah pola
KALIBRAKALIBRA Hal ini menunjukkan meningkatnya sikap kritis masyarakat dalam menyikapi informasi publik. Selain itu, strategi pemberitaan memberikan kontribusi terhadapHal ini menunjukkan meningkatnya sikap kritis masyarakat dalam menyikapi informasi publik. Selain itu, strategi pemberitaan memberikan kontribusi terhadap
UMTSUMTS Populasi dalam penelitian ini adalah Aparatur Sipil Negara di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Baubau, dengan teknik purposive sampling untuk menentukanPopulasi dalam penelitian ini adalah Aparatur Sipil Negara di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Baubau, dengan teknik purposive sampling untuk menentukan
UMTSUMTS Pemerintah Desa Gaya Baru berperan aktif dalam berbagai aspek pengembangan potensi wisata yaitu. (1) Potensi wisata telah dimasukkan dalam RPJMDes sebagaiPemerintah Desa Gaya Baru berperan aktif dalam berbagai aspek pengembangan potensi wisata yaitu. (1) Potensi wisata telah dimasukkan dalam RPJMDes sebagai