PNJPNJ

Construction and Material JournalConstruction and Material Journal

Suhu pemadatan merupakan faktor yang sangat penting dalam proses pemadatan karena mempengaruhi tingkat kepadatan campuran beton aspal. Penelitian ini menggunakan bahan aditif Wetfix Be, yang merupakan bahan kimia anti stripping berguna untuk meningkatkan ikatan dan menstabilkan campuran antara agregat dan aspal terutama pada musim hujan. Tujuan penelitian untuk mendapatkan nilai properties Marshall dengan berbagai variasi suhu pemadatan dan menentukan suhu pemadatan yang optimum pada campuran beton aspal dengan menggunakan bahan tambah anti stripping. Variabel bebas pada penelitian ini adalah variasi suhu pemadatan pada pembuatan beton aspal yaitu 70°C, 90°C, 110°C, 130°C, dan 150°C, dengan Kadar Aspal Optimum (KAO) 0,6%, dan Wetfix Be 0,3% terhadap kadar aspal optimum. Metode pengujian menggunakan Marshall berdasarkan SNI 06-2489-1991. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan suhu pemadatan pada aspal beton dapat meningkatkan nilai kepadatan, % Rongga Terisi Aspal, Stabilitas, dan Marshall Quotient serta menurunkan % rongga di antara agregat, % rongga dalam campuran dan kelelehan. Didapat rentang Suhu pemadatan yang masih memenuhi parameter Marshall pada suhu 120°C sampai dengan 160°C. Adapun nilai suhu optimum pemadatan untuk campuran beton aspal yang sebesar 140°C, dengan nilai VMA 18,10%, VFB 73,09%, VIM 4,88 %, Stabilitas 1228,28 kg, kelelehan 3,93 mm dan MQ 362,14 kg/mm, memenuhi spesifikasi Bina Marga 2010.

Penambahan suhu pemadatan pada aspal beton meningkatkan kepadatan, % Rongga Terisi Aspal, Stabilitas, dan Marshall Quotient serta menurunkan % rongga di antara agregat, % rongga dalam campuran, dan kelelehan.Rentang suhu pemadatan yang memenuhi parameter Marshall adalah 120°C hingga 160°C.Suhu optimum pemadatan untuk campuran beton aspal adalah 140°C dengan nilai VMA 18,10%, VFB 73,09%, VIM 4,88%, Stabilitas 1228,28 kg, kelelehan 3,93 mm, dan MQ 362,14 kg/mm yang memenuhi spesifikasi Bina Marga 2010.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji penggunaan bahan tambah anti-stripping alternatif untuk meningkatkan kinerja campuran beton aspal. Selain itu, perlu dilakukan analisis jangka panjang terhadap ketahanan campuran beton aspal pada berbagai kondisi lingkungan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi pengaruh suhu pemadatan terhadap sifat mekanis campuran beton aspal dengan variasi gradasi agregat yang berbeda.

Read online
File size885.79 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test