UNIFLORUNIFLOR
Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran SejarahSajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran SejarahRumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah proses pembuatan rumah adat pada masyarakat Kampung Wolorowa Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada? 2) Apa saja nilai-nilai pendidikan karakter dalam proses pembuatan rumah adat di Kampung Wolorowa Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada? Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui bagaimanakah proses pembuatan rumah adat pada masyarakat Kampung Wolorowa Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada. 2) Untuk mengetahui apa saja nilai-nilai pendidikan karakter dalam proses pembuatan rumah adat di Kampung Wolorowa Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Sarasedu dengan jumlah informan sebanyak 3 orang key informan (tokoh adat, tokoh masyarakat dan masyarakat). Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: 1) pengumpulan data, 2) Reduksi Data, 3) Display Data (penyajian data), 4) Verifikasi (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukan bahwa: Rumah adat (sa,o adha) adalah rumah adat yang pada dasarnya berbentuk seperti panggung dan material pembangunan mengunakan kayu, bambu, alang-alang, ijuk dan batu. Rumah adat di kampung Wolorowa tediri dari tiga bagian yaitu, ruang inti (one), ruang tengah (teda one) dan ruang depan (teda wewa). Ada tiga tahap dalam proses pembuatan rumah adat yaitu persiapan, inti dan penutup, dan 6 nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam proses pembuatan rumah adat yakni nilai pendidikan karakter Religius, Peduli Sosial, Tanggung Jawab, Kedisiplinan, Demokratis, Dan Kreatif. Nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam proses pembuatan rumah adat tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat yang terlibat dalam proses pembuatan rumah adat.
Budaya pembuatan rumah adat di Kampung Wolorowa, Ngada adalah tradisi turun-temurun sebagai simbol suku dan pusat kegiatan adat, yang diyakini membawa perlindungan dan rezeki bagi masyarakat.persiapan, inti, dan akhir, dengan tahap akhir sering ditandai oleh akulturasi budaya dan agama seperti misa pemberkatan dan upacara adat ka sao.Melalui proses ini, terkandung enam nilai pendidikan karakter penting.religius, demokratis, peduli sosial, tanggung jawab, disiplin, dan kreatif, yang memberikan dampak positif bagi masyarakat yang terlibat.
Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam pembuatan rumah adat di Kampung Wolorowa. Namun, mengingat tantangan pemudaran nilai-nilai budaya dan kerja sama masyarakat yang disinggung di latar belakang, penelitian lanjutan dapat mendalami bagaimana dinamika modernisasi dan preferensi individu untuk membayar tenaga kerja alih-alih bergotong royong memengaruhi keberlanjutan proses pembuatan rumah adat serta transmisi nilai-nilai karakter seperti peduli sosial dan tanggung jawab kepada generasi muda. Selain itu, akan sangat bermanfaat jika dilakukan studi komparatif untuk meninjau nilai-nilai pendidikan karakter serupa atau unik dalam pembuatan rumah adat pada komunitas adat lain di wilayah Ngada atau Flores. Studi perbandingan ini dapat mengungkap persamaan dan perbedaan nilai, serta praktik-praktik terbaik dalam pelestarian budaya yang mungkin dapat diadopsi di Kampung Wolorowa. Terakhir, berdasarkan keenam nilai karakter yang telah ditemukan, perlu dikembangkan dan dievaluasi program-program pendidikan formal maupun informal yang secara spesifik dirancang untuk mengintegrasikan dan memperkuat nilai-nilai religius, demokratis, peduli sosial, tanggung jawab, disiplin, dan kreatif di kalangan generasi muda Wolorowa. Program ini dapat menggunakan media atau metode belajar yang berpusat pada proses pembangunan rumah adat itu sendiri, sebagai upaya konkret untuk melawan dampak negatif modernisasi dan memastikan warisan budaya serta nilai-nilai luhur ini terus hidup dan relevan di masa depan. Penelitian semacam ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan solusi yang berkelanjutan.
| File size | 452.15 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIFLORUNIFLOR Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Tekhnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Tekhnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.
UNPADUNPAD Upaya mempertahankan eksistensi pakaian adat ini dilakukan secara konsisten oleh komunitas Sedulur Sikep, dengan tetap mengenakannya dalam acara-acaraUpaya mempertahankan eksistensi pakaian adat ini dilakukan secara konsisten oleh komunitas Sedulur Sikep, dengan tetap mengenakannya dalam acara-acara
UAIUAI Evaluasi menunjukkan hasil yang signifikan: 84% peserta mencapai tingkat pemahaman baik hingga sangat baik setelah pelatihan, meningkat tajam dari 28%Evaluasi menunjukkan hasil yang signifikan: 84% peserta mencapai tingkat pemahaman baik hingga sangat baik setelah pelatihan, meningkat tajam dari 28%
STIAB JINARAKKHITASTIAB JINARAKKHITA Digital storytelling tidak hanya meningkatkan kesadaran merek melalui perkenalan ketela, tetapi juga menciptakan makna merek (kinerja & citra) melaluiDigital storytelling tidak hanya meningkatkan kesadaran merek melalui perkenalan ketela, tetapi juga menciptakan makna merek (kinerja & citra) melalui
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis empiris, yaitu mengidentifikasi dan merumuskan hukum sebagai institusi sosial nyataMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis empiris, yaitu mengidentifikasi dan merumuskan hukum sebagai institusi sosial nyata
AMSIRAMSIR Perubahan struktur pernikahan adat mendorong pergeseran hak tanah adat dari kepemilikan bersama ke kepemilikan individu, dipengaruhi oleh modernisasi danPerubahan struktur pernikahan adat mendorong pergeseran hak tanah adat dari kepemilikan bersama ke kepemilikan individu, dipengaruhi oleh modernisasi dan
DINASTIREVDINASTIREV Pada penelitian ini digunakan metode Pendekatan penelitian yuridis normatif atau hukum normatif. Hasil dari pelanggaran yang dilakukan oleh Notaris dapatPada penelitian ini digunakan metode Pendekatan penelitian yuridis normatif atau hukum normatif. Hasil dari pelanggaran yang dilakukan oleh Notaris dapat
PENERBITPENERBIT Untuk itu diperlukan strategi lanjutan seperti peningkatan sumber daya manusia masyarakat adat, menggali potensi ekowisata yang dimiliki, belajar membuatUntuk itu diperlukan strategi lanjutan seperti peningkatan sumber daya manusia masyarakat adat, menggali potensi ekowisata yang dimiliki, belajar membuat
Useful /
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Populasi dalam penelitian ini adalah 8 perusahaan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 3Populasi dalam penelitian ini adalah 8 perusahaan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 3
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Lokasi Usaha (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan UMKM bidang fashion di Kota Sibolga. Hasil nilai koefisien determinasi (AdjustedLokasi Usaha (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan UMKM bidang fashion di Kota Sibolga. Hasil nilai koefisien determinasi (Adjusted
UNIFLORUNIFLOR Pada tahun 1734, Raja Kerinci yang bernama Raja Alamsyah Syah secara resmi memeluk agama Islam. Raja ini kemudian mengubah sistem pemerintahan KerinciPada tahun 1734, Raja Kerinci yang bernama Raja Alamsyah Syah secara resmi memeluk agama Islam. Raja ini kemudian mengubah sistem pemerintahan Kerinci
UNIFLORUNIFLOR Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek masyarakat Desa Pautola. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek masyarakat Desa Pautola. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.