UNIFLORUNIFLOR

Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran SejarahSajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah

Konsep maupun praksis kebudayaan mengandaikan suatu sistem pengetahuan yang kompleks karena di dalamnya termanifestasi berbagai unsur budaya. Salah satu di antaranya adalah tentang ritual-ritual adat yang dipandang memiliki nilai yang inheren bagi masyarakat pendukungnya. Bertolak dari pokok pikiran di atas, maka permasalahan pokok yang diajukan di dalam riset ini adalah isi kesadaran masyarakat Watuliwung terhadap tarian Leke Wai Woot dan relevansinya terhadap adat perkawinan pada masyarakat setempat. Tujuan dari Penelitian ini adalah membangun intimitas dan melestarikan kearifan budaya lokal. Identitas budaya lokal mengandaikan nilai-nilai persatuan, kekeluargaan, persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan perilaku manusia peristiwa atau tempat secara jelas dan akurat. Pengumpulan data melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kebudayaan yang dianggap sebagai abstraksi dari keseluruhan kecakapan bertindak manusia telah diwarisi dari generasi ke generasi. Tarian Leke Wai Woat dalam adat perkawinan lokal merepresentasikan internalisasi nilai persatuan kesatuan, kekerabatan dan kebersamaan dalam ikatan kolektivitas.

Tarian Leke Wai Woot dalam perkawinan adat merupakan bagian dari warisan leluhur masyarakat Desa Watuliwung yang perlu dikembangkan dan dilestarikan oleh generasi penerusnya.Proses pelaksanaan tarian Leke wai Woot meliputi persiapan yang terdiri dari persiapan alat musik, pembaca pantun, penari, yang membuat lingkaran dan berpegangan tangan sambil membacakan pantun berdiri di tengah lingkaran.Tarian Leke Wai Woot juga membawa dampak sosial yang sangat tinggi yakni adanya rasa persaudaraan, kekeluargaan dan keakraban dalam kehidupan bermasyarakat.Oleh karena itu, dukungan dari berbagai elemen pencinta budaya baik dari unsur tokoh adat, pemuka agama, orang muda, pemerhati seni, dan pemerintah setempat harus mampu memberikan inovasi ruang gerak maju dan tidaknya budaya ini dan menjadikan sebagai destinasi kearifan lokal dalam mempertahankan jati diri manusia.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang peran dan makna tarian Leke Wai Woot dalam konteks sosial dan budaya masyarakat Watuliwung. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada aspek-aspek tertentu seperti pengaruh tarian ini terhadap identitas dan solidaritas masyarakat, serta bagaimana tarian ini dapat menjadi sarana untuk mempertahankan dan mempromosikan budaya lokal. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi aspek-aspek lain dari tarian ini, seperti musik dan lirik yang digunakan, serta bagaimana tarian ini dapat menjadi sarana untuk menjaga dan mengembangkan tradisi lisan dalam masyarakat. Terakhir, penelitian juga dapat menyelidiki bagaimana tarian ini dapat menjadi jembatan antara generasi muda dan tua dalam masyarakat, serta bagaimana tarian ini dapat menjadi sarana untuk menjaga dan memperkuat ikatan sosial dan budaya di antara mereka.

Read online
File size309.04 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test