STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU

Jurnal ADMINISTRATORJurnal ADMINISTRATOR

Pertumbuhan penduduk yang signifikan yang dialami oleh suatu wilayah dapat memberikan pengaruh yang cukup kompleks misalnya dengan meningkatnya volume sampah yang dihasilkan menjadi salah satu pengaruh buruknya. UU No. 18 Tahun 2008 menekankan bahwa semua pihak wajib memprioritaskan pengurangan sampah dengan pelaksanaan 3 R yaitu reuse (menggunakan kembali), recycle (mendaur ulang), dan reduce (mengurangi). Upaya pemerintah di Kelurahan Mamboro belum sanggup memerangi permasalahan sampah, sedangkan pada kenyataannya sampah-sampah yang ditimbulkan kian bertambah. Salah satu program metode dalam mengurangi sampah dimana akan dibuang di TPS di berbagai titik, akan tetapi metode tersebut tidak berjalan dengan efektif. Tetapi dengan adanya pemerintah menyediakan penjemputan sampah dirumah masing-masing warga hal ini dapat menjadi solusi untuk menanggunlagi sampah dan lebih efektif daripada warga yang membuang sampah harus ke tempat pembuangan sampah (TPS).

Pengelolaan sampah di Kota Palu, khususnya di Kelurahan Mamboro, berfokus pada efektifitas pengelolaan berbasis 3R (Reuse, Reduce, Recycle) sesuai dengan regulasi yang berlaku, seperti Perda No.3 Tahun 2016 dan Peraturan Wali Kota Palu No.37 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Kebersihan, Peraturan Wali Kota Palu No.40 Tahun 2021 tentang Pengurangan dan Pembatasan Penggunaan Kemasan Plastik Sekali Pakai dan Styrofoam.Meskipun telah dilakukan berbagai upaya seperti penyediaan TPS, pengangkutan sampah terjadwal, edukasi masyarakat, program ini menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, masalah teknis kendaraan pengangkut, serta kurangnya dukungan infrastruktur, yang menghambat optimalisasi pengelolaan sampah dan juga antara pemerintah dan Masyarakat kurangnya kolaborasi.

Untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di Kelurahan Mamboro, perlu ada kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Program edukasi dan kampanye tentang 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dapat membantu masyarakat memahami cara-cara praktis dalam mengurangi sampah dan memaksimalkan daur ulang. Selain itu, perlu ada inovasi dalam sistem pengangkutan sampah, seperti penggunaan teknologi atau sistem penjemputan sampah yang lebih efisien. Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi kasus yang lebih mendalam tentang implementasi dan efektivitas program 3R di Kelurahan Mamboro, serta bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat ditingkatkan untuk mencapai pengelolaan sampah yang lebih baik.

  1. Implementasi Kebijakan dan Strategi dalam Pengelolaan Sampah di Kabupaten Blora | Yudianto | Jurnal Kesehatan... ejournal.undip.ac.id/index.php/jkli/article/view/29945Implementasi Kebijakan dan Strategi dalam Pengelolaan Sampah di Kabupaten Blora Yudianto Jurnal Kesehatan ejournal undip ac index php jkli article view 29945
Read online
File size344.97 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test