UNIFLORUNIFLOR

Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran SejarahSajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah

Masa kolonial membentuk perkembangan Indonesia. Peninggalan sejarah dari masa ini memuat berbagai macam gaya, termasuk arsitektur kolonial. Struktur arsitektur kolonial sangat penting untuk dilestarikan karena memiliki makna sejarah. Penelitian ini mengkaji tipologi dan pelestarian arsitektur kolonial di Indonesia. Proyek literatur untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang arsitektur kolonial di Indonesia, yang kemudian akan digunakan untuk mengklasifikasikan bangunan kolonial. Berdasarkan temuan penelitian, arsitektur kolonial telah hadir di Indonesia sejak masa kolonial Belanda. Perpaduan budaya Belanda dan Indonesia mempengaruhi corak, karakter dan kualitas arsitektur kolonial, dan metode konservasi diklasifikasikan menjadi dua jenis: fisik (perlindungan, restorasi dan rekonstruksi) dan non fisik.

Arsitektur kolonial Belanda di Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan mencerminkan perpaduan budaya.Metode konservasi bangunan kolonial terbagi menjadi fisik dan non fisik.Penggunaan bangunan kolonial sebagai sumber pembelajaran sejarah mendapat respons positif dari guru dan siswa.

Penelitian dapat mengkaji efektivitas penggunaan bangunan kolonial sebagai sumber pembelajaran sejarah di sekolah. Selanjutnya, penelitian perlu membandingkan metode konservasi fisik dan non fisik untuk menjaga kelestarian struktur kolonial. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak pelestarian bangunan kolonial terhadap identitas budaya lokal dan kesadaran sejarah masyarakat.

Read online
File size641.62 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test