ST3BST3B

JURNAL IMPARTAJURNAL IMPARTA

Kompetensi dalam diri seorang guru tentunya harus ada, karena hal itu menjadi syarat mutlak baginya dan juga memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para peserta didik. Apalagi pengetahuan yang diberikan harus menyentuh ranah kognitif, afektif dan psikomotorik mereka. Kompetensi kepribadian juga menjadi pondasi utama bagi seorang guru dan menjadi modal untuk memberikan contoh yang baik. Kompetensi kepribadian juga sangat mempengaruhi lingkungan sekitar dimana seorang guru berinteraksi dan pengaruh yang diberikan akan menghasilkan dampak yang baik. Dalam perspektif kekristenan tentunya sangat berhubungan sekali ketika kepribadian seorang guru dikaitkan dengan kebenaran firman Tuhan. Firman Tuhan dalam kitab Galatia menjelaskan tentang bagaimana seseorang percaya harus memiliki buah – buah Roh Kudus untuk mengubahkan dan memperlengkapi hidupnya agar bisa memberikan sesuatu yang baik kepada orang lain. Tak terkecuali bagi seorang guru, yang tentunya harus memilki kesembilan buah Roh Kudus untuk menjadikan dirinya pribadi yang lebih baik. Tujuan lebih khususnya adalah agar pribadi seorang guru, selain memberikan keteladanan yang baik juga memberikan ilmu yang bersifat rohani atau spiritual untuk memberikan suatu nilai yang berharga bagi para peserta didiknya karena seorang guru khususnya guru yang mengajarkan mata pelajaran pendidikan agama Kristen sangat berhubungan erat dengan hal kerohanian.

Yang menjadi kesimpulan tulisan ini adalah sudah seharusnya guru memiliki kompetensi kepribadian yang menonjol maksudnya guru harus berkompeten dalam kepribadiannya karena guru menjadi panutan para peserta didiknya sehingga harus benar-benar memilki kapasitas kualitas yang baik.Secara undang-undang sudah disinggung tentang kompetensi kepribadiannya.Selanjutnya dengan adanya kompetensi ini (kepribadian) akan menjadikan seorang guru lebih professional lagi dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya.Kompetensi kepribadian salah satu kompetensi yang penting dan juga menentukan karena kepribadian ini bukti nyata yang dimiliki oleh seorang guru dan dapat dirasakan pada saat berhadapan dengan peserta didiknya yang dilakukan dengan cara berkomunikasi maupun berinteraksi.Manfaat lainnya dalam kompetensi kepribadian adalah guru menjadi professional dalam kelas tidak hanya pembelajarannya, guru focus kepada pengetahuan peserta didiknya namun juga dalam memahami dan mempraktikan pembelajaran yang di berikan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak aplikasi buah-buah Roh Kudus terhadap perkembangan karakter peserta didik dalam konteks pendidikan agama Kristen. Selain itu, studi tentang integrasi teknologi modern dalam meningkatkan kompetensi kepribadian guru secara berkelanjutan juga relevan. Terakhir, penelitian tentang peran pelatihan guru dalam mengembangkan integritas dan disiplin diri berdasarkan prinsip iman Kristen bisa menjadi arah baru yang bermanfaat bagi dunia pendidikan.

  1. PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER SEJAK DINI UNTUK MENYELAMATKAN GENERASI | JURNAL IMPARTA. pendidikan karakter... doi.org/10.61768/ji.v2i2.98PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER SEJAK DINI UNTUK MENYELAMATKAN GENERASI JURNAL IMPARTA pendidikan karakter doi 10 61768 ji v2i2 98
Read online
File size192.63 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test