UBUB
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu KomputerJurnal Teknologi Informasi dan Ilmu KomputerKetidaktepatan dalam pemilihan jalur evakuasi pada situasi bencana alam berpotensi menyebabkan keterlambatan proses penyelamatan dan meningkatkan risiko bagi korban. Permasalahan tersebut menjadi dasar dilakukannya penelitian ini untuk mengkaji strategi penentuan rute evakuasi yang lebih efisien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan membandingkan performa algoritma Greedy Best First Search (GBFS) dan Ant Colony Optimization (ACO) dalam menentukan jalur evakuasi dengan jarak terpendek dan waktu tempuh tercepat dari lokasi bencana ke titik evakuasi. Proses pengujian dilakukan melalui pengembangan prototipe berbasis Python yang memanfaatkan graf sebagai representasi jaringan jalur dan posisi geografis lokasi bencana, dengan pendekatan metode pengembangan prototipe. Analisis kinerja kedua algoritma difokuskan pada pengukuran waktu pemrosesan dan panjang rute yang dihasilkan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perbedaan kinerja kedua algoritma secara kuantitatif berdasarkan parameter yang diuji. Secara statistik, GBFS menunjukkan efisiensi komputasi yang sangat signifikan dengan waktu rata-rata >8.000 kali lebih cepat dibandingkan ACO serta tingkat keberhasilan 100%. Meskipun kualitas bobot rute setara pada sebagian besar skenario, ACO menunjukkan variabilitas waktu yang tinggi dan kegagalan solusi pada satu titik awal, namun unggul dalam menghasilkan rute alternatif. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi sebagai bahan rujukan dalam pengembangan sistem evakuasi yang lebih efektif untuk mendukung upaya mitigasi dan penanggulangan bencana alam.
Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada algoritma tunggal yang mutlak unggul dalam semua aspek pemilihan rute evakuasi bencana.Greedy Best-First Search (GBFS) terbukti sangat efisien dalam waktu komputasi dan dapat diandalkan untuk menemukan solusi tunggal dengan cepat, ideal untuk respons darurat real-time.Sebaliknya, Ant Colony Optimization (ACO), meskipun lebih lambat dan terkadang gagal, unggul dalam menghasilkan rute alternatif yang beragam, sehingga lebih cocok untuk perencanaan strategis pra-bencana yang membutuhkan fleksibilitas solusi.
Penelitian ini telah memberikan dasar komparasi algoritma Greedy Best First Search (GBFS) dan Ant Colony Optimization (ACO) untuk jalur evakuasi bencana, namun ada ruang luas untuk pengembangan lebih lanjut yang relevan dengan kondisi nyata. Pertama, akan sangat berharga untuk mengeksplorasi bagaimana kinerja kedua algoritma ini jika diimplementasikan pada model graf yang lebih dinamis. Pertanyaan penelitian dapat berpusat pada integrasi data real-time, seperti informasi penutupan jalan akibat bencana atau kepadatan lalu lintas, untuk melihat bagaimana algoritma beradaptasi dan menemukan jalur evakuasi optimal di tengah perubahan kondisi yang cepat. Kedua, mengingat GBFS unggul dalam kecepatan dan ACO dalam eksplorasi rute alternatif, perlu diteliti pengembangan algoritma hibrida. Ide ini dapat mencakup perancangan sistem yang menggabungkan kecepatan respons GBFS untuk penentuan jalur awal dengan kemampuan ACO untuk mencari dan memvalidasi serangkaian rute cadangan secara cerdas saat jalur utama terputus, guna menciptakan solusi yang lebih cepat dan fleksibel secara bersamaan. Ketiga, penelitian ini baru mempertimbangkan jarak dan waktu; studi lanjutan dapat memperkaya model dengan faktor-faktor lingkungan lain. Misalnya, bagaimana penambahan parameter seperti kapasitas jalan, tingkat kemiringan jalur, atau potensi kepadatan populasi di sepanjang rute mempengaruhi efisiensi dan keamanan rekomendasi jalur evakuasi? Menyelidiki arah-arah penelitian ini akan menghasilkan sistem evakuasi yang lebih cerdas, adaptif, dan siap menghadapi kompleksitas bencana di lapangan, melebihi sekadar simulasi statis.
- Segmentasi Wilayah Terdampak Bencana Berdasarkan Fitur Geo-Posisi | Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu... doi.org/10.25126/jtiik.1148557Segmentasi Wilayah Terdampak Bencana Berdasarkan Fitur Geo Posisi Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu doi 10 25126 jtiik 1148557
- 0. ieee account change username password address purchase details payment options order history view... doi.org/10.1109/ASONAM49781.20200 ieee account change username password address purchase details payment options order history view doi 10 1109 ASONAM49781 2020
| File size | 605.58 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UBUB Ketepatan peramalan kebutuhan persediaan folding box menjadi faktor krusial dalam menjaga kelancaran produksi industri kosmetik, khususnya bagi perusahaanKetepatan peramalan kebutuhan persediaan folding box menjadi faktor krusial dalam menjaga kelancaran produksi industri kosmetik, khususnya bagi perusahaan
UBUB Penelitian ini juga menghadirkan blueprint integrasi IDS–DRL dengan SOC dan firewall adaptif, yang memberikan landasan implementatif pada sistem keamananPenelitian ini juga menghadirkan blueprint integrasi IDS–DRL dengan SOC dan firewall adaptif, yang memberikan landasan implementatif pada sistem keamanan
UBUB 1%), memastikan integritas perangkat tanpa mengganggu operasional. Dengan demikian, pendekatan ini membuktikan kelayakannya sebagai fondasi keamanan adaptif1%), memastikan integritas perangkat tanpa mengganggu operasional. Dengan demikian, pendekatan ini membuktikan kelayakannya sebagai fondasi keamanan adaptif
URINDOURINDO Kepuasan pasien menunjukkan bahwa 74 responden (75,5%) puas dan 24 responden (24,5%) tidak puas. Hasil uji spearman rho didapatkan nilai p = 0,000 < αKepuasan pasien menunjukkan bahwa 74 responden (75,5%) puas dan 24 responden (24,5%) tidak puas. Hasil uji spearman rho didapatkan nilai p = 0,000 < α
URINDOURINDO 0% bidan telah melakukan konseling SKB, sementara hampir semua bidan (98. 7%) telah melakukan konseling ABPK. Untuk SKB, 64% cukup, 33. 3% kurang, dan0% bidan telah melakukan konseling SKB, sementara hampir semua bidan (98. 7%) telah melakukan konseling ABPK. Untuk SKB, 64% cukup, 33. 3% kurang, dan
POLTEKNAKERPOLTEKNAKER Uji coba sistem menghasilkan latensi rata-rata pengiriman data sebesar 1,2 detik melalui jaringan LoRa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SurvivorBoxUji coba sistem menghasilkan latensi rata-rata pengiriman data sebesar 1,2 detik melalui jaringan LoRa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SurvivorBox
POLTEKNAKERPOLTEKNAKER Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor pemicu utama digital fatigue mencakup intensitas penggunaan perangkat digital, tekanan untuk selalu responsif, konflikHasil kajian menunjukkan bahwa faktor pemicu utama digital fatigue mencakup intensitas penggunaan perangkat digital, tekanan untuk selalu responsif, konflik
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Program ini juga berhasil memfasilitasi pembentukan kelompok siaga bencana berbasis komunitas dan mendapatkan dukungan aktif dari pemerintah kelurahan,Program ini juga berhasil memfasilitasi pembentukan kelompok siaga bencana berbasis komunitas dan mendapatkan dukungan aktif dari pemerintah kelurahan,
Useful /
UBUB Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan hibrida CNN dengan Random Forest berpotensi menjadi metode efektif untuk mendukung deteksi dini depresi berbasisTemuan ini menunjukkan bahwa pendekatan hibrida CNN dengan Random Forest berpotensi menjadi metode efektif untuk mendukung deteksi dini depresi berbasis
UBUB Penelitian ini menitik beratkan kepada produksi budidaya perikanan untuk 10 komoditas yang ada di Sulawesi Utara yang bersumber dari data Badan Pusat StatistikPenelitian ini menitik beratkan kepada produksi budidaya perikanan untuk 10 komoditas yang ada di Sulawesi Utara yang bersumber dari data Badan Pusat Statistik
POLTEKNAKERPOLTEKNAKER Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perilaku konsumen melalui makanan sehat. Inovasi teknologi dalam Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menjadiPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perilaku konsumen melalui makanan sehat. Inovasi teknologi dalam Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menjadi
STIM YKPNSTIM YKPN Hasil menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku etis, dan locus of control tidak memoderasiHasil menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku etis, dan locus of control tidak memoderasi