UNJAUNJA
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan DasarJurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan DasarPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran di sekolah dasar yang dipengaruhi oleh faktor internal seperti kurangnya kepercayaan diri serta faktor eksternal berupa metode pembelajaran yang kurang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Role-Based Grouping yang diintegrasikan dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan keaktifan siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di SD Negeri 101768 Tembung. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelompokan berbasis peran mampu meningkatkan partisipasi siswa dengan memberikan tanggung jawab yang jelas kepada setiap individu, sehingga mengurangi kecenderungan pasif. Integrasi pembelajaran berdiferensiasi memperkuat efektivitas strategi ini melalui penyesuaian peran dengan karakteristik dan kesiapan siswa. Selain itu, strategi ini menciptakan suasana belajar yang lebih demokratis, meningkatkan interaksi sosial, serta mendukung kemandirian belajar siswa.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SD Negeri 101768 Tembung, dapat disimpulkan bahwa rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran dipengaruhi oleh faktor psikologis dan faktor pembelajaran.Secara psikologis, siswa yang kurang aktif cenderung memiliki rasa percaya diri yang rendah dan takut melakukan kesalahan ketika menyampaikan pendapat di depan kelas.Sementara itu, dari sisi pembelajaran, metode yang masih berpusat pada guru menyebabkan kesempatan siswa untuk berpartisipasi dan mengembangkan tanggung jawab belajar menjadi terbatas.Penerapan Role-Based Grouping dengan pendekatan diferensiasi terbukti mampu menjadi strategi yang efektif dalam mendelegasikan tanggung jawab kepada siswa yang kurang aktif.Melalui pembagian peran yang jelas sesuai dengan karakteristik dan kesiapan siswa, setiap anggota kelompok memiliki tugas dan tanggung jawab yang harus dijalankan.Kondisi tersebut membantu siswa memahami kontribusinya dalam kelompok serta memberikan ruang yang lebih aman dan nyaman untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pemberian peran yang terstruktur mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab individu dan tanggung jawab sosial siswa.Siswa yang sebelumnya pasif mulai berpartisipasi sesuai dengan peran yang diberikan, sementara interaksi dan kerja sama antarsiswa menjadi lebih baik.Selain meningkatkan keterlibatan siswa, penerapan Role-Based Grouping yang dipadukan dengan pendekatan diferensiasi turut menciptakan suasana belajar yang lebih demokratis, kolaboratif, dan berpusat pada siswa.Dengan demikian, strategi ini dapat menjadi alternatif yang efektif dalam mengatasi kepasifan siswa sekaligus mengembangkan tanggung jawab belajar di sekolah dasar.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara strategi Role-Based Grouping dengan pendekatan diferensiasi dan strategi pembelajaran kooperatif lainnya. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah strategi Role-Based Grouping memiliki keunggulan tertentu dalam meningkatkan partisipasi dan tanggung jawab siswa dibandingkan dengan strategi kooperatif lainnya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari strategi ini terhadap perkembangan kepercayaan diri dan kemampuan sosial siswa. Apakah strategi ini mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam meningkatkan keterlibatan dan tanggung jawab siswa dalam pembelajaran?.
| File size | 796.23 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
ALMAARIFALMAARIF Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dengan guru atau pendidik,Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dengan guru atau pendidik,
UnimorUnimor 6), menunjukkan bahwa instrumen tersebut andal. Uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0. 248 (> 0. 05), mengonfirmasi bahwa data terdistribusi6), menunjukkan bahwa instrumen tersebut andal. Uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0. 248 (> 0. 05), mengonfirmasi bahwa data terdistribusi
UnimorUnimor Dalam model pembelajaran make a match terdapat tiga dimensi utama yang dapat mendorong siswa mencapai hasil belajar yang optimal yaitu interaksi antaraDalam model pembelajaran make a match terdapat tiga dimensi utama yang dapat mendorong siswa mencapai hasil belajar yang optimal yaitu interaksi antara
MAN4KOTAPEKANBARUMAN4KOTAPEKANBARU Dinasti Umayyah merupakan prototipe awal negara Islam yang berhasil menggabungkan dimensi politik, fiskal, dan administratif secara terorganisasi, denganDinasti Umayyah merupakan prototipe awal negara Islam yang berhasil menggabungkan dimensi politik, fiskal, dan administratif secara terorganisasi, dengan
MAN4KOTAPEKANBARUMAN4KOTAPEKANBARU Teori kognitif menyatakan bahwa pembelajar secara aktif membangun pengetahuan melalui proses kognitif seperti pengelompokan, scaffolding, dan latihan pengambilan.Teori kognitif menyatakan bahwa pembelajar secara aktif membangun pengetahuan melalui proses kognitif seperti pengelompokan, scaffolding, dan latihan pengambilan.
UIN SUSKAUIN SUSKA Besarnya kontribusi gaya mengajar mengajar expert sebesar 28,6% dan sisanya sebesar 71,4% dipengaruhi oleh gaya mengajar lainnya. Penelitian ini merupakanBesarnya kontribusi gaya mengajar mengajar expert sebesar 28,6% dan sisanya sebesar 71,4% dipengaruhi oleh gaya mengajar lainnya. Penelitian ini merupakan
ALMAARIFALMAARIF Tingkat ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari 22,2% (siklus I pretest) menjadi 93% (siklus II posttest). PBL mampu meningkatkan keterlibatan aktifTingkat ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari 22,2% (siklus I pretest) menjadi 93% (siklus II posttest). PBL mampu meningkatkan keterlibatan aktif
ALMAARIFALMAARIF Kesimpulannya, pengembangan literasi digital dalam pembelajaran PAI di SMA Al-Muslim oleh guru profesional telah memberikan dampak positif terhadap kualitasKesimpulannya, pengembangan literasi digital dalam pembelajaran PAI di SMA Al-Muslim oleh guru profesional telah memberikan dampak positif terhadap kualitas
Useful /
ALFARABIALFARABI Manfaat yang diperoleh tidak hanya berupa manfaat fisik, tetapi juga manfaat mental atau psikososial. Program latihan fisik untuk anak usia dini harusManfaat yang diperoleh tidak hanya berupa manfaat fisik, tetapi juga manfaat mental atau psikososial. Program latihan fisik untuk anak usia dini harus
MAN4KOTAPEKANBARUMAN4KOTAPEKANBARU Hal ini dapat dilakukan dengan memperkuat pembelajaran akhlak, fiqh, dan sejarah Islam, serta memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilanHal ini dapat dilakukan dengan memperkuat pembelajaran akhlak, fiqh, dan sejarah Islam, serta memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan
MAN4KOTAPEKANBARUMAN4KOTAPEKANBARU Sebagai khalifah kedua setelah Abu Bakar, Umar tidak hanya meneruskan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW tetapi juga membentuk sistem pemerintahan yang berbasisSebagai khalifah kedua setelah Abu Bakar, Umar tidak hanya meneruskan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW tetapi juga membentuk sistem pemerintahan yang berbasis
UIN SUSKAUIN SUSKA Kesadaran diri mendorong pengamalan ajaran agama. Implikasi dari penelitian ini antara lain pentingnya refleksi diri bagi siswa untuk meningkatkan kesadaranKesadaran diri mendorong pengamalan ajaran agama. Implikasi dari penelitian ini antara lain pentingnya refleksi diri bagi siswa untuk meningkatkan kesadaran