NHS JOURNALNHS JOURNAL
Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ)Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ)Penyakit neoropati perifer diabetes (DPN) merupakan faktor utama penyebab ulkus kaki dan amputasi; namun, alat skrining berbiaya rendah yang tervalidasi masih terbatas di populasi Asia Tenggara. Studi ini mengevaluasi dan membandingkan akurasi diagnostik MNSI-A, MNSI-B, DNS, dan DNE terhadap DPN yang ditentukan oleh biothesiometer pada orang dewasa Indonesia dengan diabetes tipe 2. Studi akurasi diagnostik lintas penampang merekrut 140 pasien berturut-turut dengan diabetes tipe 2 di Lavalette Hospital, Malang, antara Agustus dan September 2023. Dua penilai terlatih memberikan MNSI-A, MNSI-B, DNS, dan DNE dalam kondisi anonim ganda. Ambang batas persepsi getaran >15 V pada jari kaki besar digunakan sebagai standar referensi. Sensitivitas, spesifisitas, nilai prediktif, dan akurasi keseluruhan dihitung dengan interval kepercayaan 95%. DPN terdeteksi pada 55 (39,3%) pasien. MNSI-B menunjukkan kinerja terbaik dengan sensitivitas 85,4% (95% CI 73,4–92,9), spesifisitas 97,6% (95% CI 91,4–99,7), nilai prediktif positif 95,9%, nilai prediktif negatif 91,2%, dan akurasi keseluruhan 92,8%. MNSI-B menunjukkan akurasi yang sangat baik dan dapat menjadi alat skrining DPN pertama yang praktis dan berbiaya rendah di lingkungan klinis Indonesia. Alat berbasis gejala tidak boleh digunakan sendirian dan harus diintegrasikan dengan pemeriksaan fisik objektif. Temuan ini mendukung implementasi pemeriksaan fisik terstruktur dalam program perawatan kaki diabetes.
Instrumen Skrining Neoropati Michigan Bagian B (MNSI-B) menunjukkan akurasi diagnostik yang sangat baik untuk neoropati perifer diabetes yang ditentukan oleh biothesiometer pada orang dewasa Indonesia dengan diabetes tipe 2, mencapai sensitivitas 85,4%, spesifisitas 97,6%, dan akurasi keseluruhan 92,8%.Pemeriksaan fisik terstruktur ini secara signifikan mengungguli kuesioner berbasis gejala (MNSI-A dan DNS) dan DNE, karena komponen objektifnya seperti refleks tendon, pengujian monofilamen, dan inspeksi kaki visual tidak rentan terhadap bias interpretasi budaya-linguistik.MNSI-B mewakili alternatif skrining praktis dan berbiaya rendah yang cocok untuk pengaturan klinis rumah sakit dan program skrining komunitas di mana perangkat biothesiometer kuantitatif tidak tersedia.Implementasi luas MNSI-B dalam sistem kesehatan memerlukan dukungan melalui program pelatihan perawat terstruktur dan mekanisme jaminan kualitas berkala untuk mempertahankan konsistensi keandalan antar-penilai.Penelitian masa depan harus memprioritaskan validasi eksternal di fasilitas kesehatan primer dan pedesaan, penilaian prediktif jangka panjang untuk hasil ulkus kaki dan amputasi, serta analisis biaya-manfaat dalam kerangka pembiayaan Asuransi Kesehatan Nasional.
Studi lanjutan sebaiknya memvalidasi efektivitas MNSI-B dalam pengaturan kesehatan primer dan daerah pedesaan Indonesia untuk memastikan adaptasi budaya dan ketersediaan sumber daya. Selain itu, penelitian tentang validitas prediktif jangka panjang dari MNSI-B terhadap risiko ulkus kaki dan amputasi dalam populasi diabetes perlu dilakukan untuk mengevaluasi manfaat jangka panjang dari skrining ini. Terakhir, analisis biaya-manfaat implementasi MNSI-B dalam kerangka Asuransi Kesehatan Nasional Indonesia dapat membantu menentukan kelayakan penggunaan alat ini secara luas di tingkat nasional.
- Article | KnE Open. article kne open life sciences issn latest conference proceedings medicine pharmacology... kneopen.com/kne-life/article/view/10287Article KnE Open article kne open life sciences issn latest conference proceedings medicine pharmacology kneopen kne life article view 10287
- . 0 mdpi.com/2227-9032/14/11/1515A 0 mdpi 2227 9032 14 11 1515
- 30-day and lasting impacts on utilizing a novel orthotic insole for tactile stimulation in diabetic peripheral... doi.org/10.21203/rs.3.rs-5306397/v130 day and lasting impacts on utilizing a novel orthotic insole for tactile stimulation in diabetic peripheral doi 10 21203 rs 3 rs 5306397 v1
- The accuracy of 10 g monofilament use for clinical screening of diabetes peripheral neuropathy among... doi.org/10.1371/journal.pone.0297110The accuracy of 10 g monofilament use for clinical screening of diabetes peripheral neuropathy among doi 10 1371 journal pone 0297110
| File size | 297.51 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKEP PPNIJABARSTIKEP PPNIJABAR Latar belakang: Serahterima tempat tidur merupakan elemen penting dari komunikasi perawat-perawat yang efektif untuk memastikan keselamatan pasien. PenilaianLatar belakang: Serahterima tempat tidur merupakan elemen penting dari komunikasi perawat-perawat yang efektif untuk memastikan keselamatan pasien. Penilaian
STIKEP PPNIJABARSTIKEP PPNIJABAR Sebanyak 146 siswa termasuk dalam sampel menggunakan teknik total sampling. Peserta yang memenuhi syarat adalah siswa kelas VII, VIII, dan IX yang bersediaSebanyak 146 siswa termasuk dalam sampel menggunakan teknik total sampling. Peserta yang memenuhi syarat adalah siswa kelas VII, VIII, dan IX yang bersedia
POLITEKNIKALISLAMPOLITEKNIKALISLAM BMI=0,000) maupun DLP (Sig. usia=0,134; Sig. BMI=0,055). Hal ini mengindikasikan bahwa dosis lebih ditentukan oleh protokol teknis yang konsisten dariBMI=0,000) maupun DLP (Sig. usia=0,134; Sig. BMI=0,055). Hal ini mengindikasikan bahwa dosis lebih ditentukan oleh protokol teknis yang konsisten dari
UPBUPB Sistem pakar untuk diagnosis gangguan pencernaan pada anak telah berhasil dirancang dan dibangun. Proses diagnosis menggunakan metode Rule-Based ReasoningSistem pakar untuk diagnosis gangguan pencernaan pada anak telah berhasil dirancang dan dibangun. Proses diagnosis menggunakan metode Rule-Based Reasoning
UNITRIUNITRI Sampel sebanyak 55 remaja dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakanSampel sebanyak 55 remaja dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan
IAINGAWIIAINGAWI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif case study dan menggunakan desain subjek tunggal. Intervensi yang diberikan adalah konseling psikoanalisaPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif case study dan menggunakan desain subjek tunggal. Intervensi yang diberikan adalah konseling psikoanalisa
STIE PENASTIE PENA Selanjutnya, kepemimpinan pelayan dan digital dianggap cukup sukses dan efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan sektor teknologi tetapi bukan yangSelanjutnya, kepemimpinan pelayan dan digital dianggap cukup sukses dan efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan sektor teknologi tetapi bukan yang
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Metode: Studi silang dilakukan pada pasien tumor padat lanjut dengan demam yang dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Indonesia antara Juni 2016 danMetode: Studi silang dilakukan pada pasien tumor padat lanjut dengan demam yang dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Indonesia antara Juni 2016 dan
Useful /
UPBUPB Alat kesehatan yang paling banyak terjual adalah Pot Urine, Sendok Siru, Masker KN9, dan Surgical Go. Dian Fajar Cahaya Gemilang mempersiapkan produk secaraAlat kesehatan yang paling banyak terjual adalah Pot Urine, Sendok Siru, Masker KN9, dan Surgical Go. Dian Fajar Cahaya Gemilang mempersiapkan produk secara
UPBUPB Hasil menunjukkan bahwa DSS berhasil diimplementasikan, divalidasi dengan black‑box testing dengan tingkat keberhasilan 100 %. Selanjutnya, evaluasiHasil menunjukkan bahwa DSS berhasil diimplementasikan, divalidasi dengan black‑box testing dengan tingkat keberhasilan 100 %. Selanjutnya, evaluasi
UNILAKUNILAK Hasil dari analisis menunjukkan bahwa kegagalan konstruksi sebelumnya disebabkan oleh ketidak sesuaian parameter tanah yang digunakan dengan kondisi asliHasil dari analisis menunjukkan bahwa kegagalan konstruksi sebelumnya disebabkan oleh ketidak sesuaian parameter tanah yang digunakan dengan kondisi asli
ALMAARIFALMAARIF d. Sistem pendidikan nasional, terutama pendidikan Islam, perlu dievaluasi ulang untuk mengatasi kekurangan dan meningkatkan daya saing bangsa Indonesiad. Sistem pendidikan nasional, terutama pendidikan Islam, perlu dievaluasi ulang untuk mengatasi kekurangan dan meningkatkan daya saing bangsa Indonesia